![]() |
| Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin menyerahkan surat ijin operasional klinik Pariwisata Internasional Nusa Medica kepada Presiden Direktur Pratama Nusa Medica, Putu Ardana. (Foto: Rosyidin/MP). |
Kehadiran klinik rawat jalan 24 jam ini diharapkan mampu memperkuat infrastruktur pelayanan kesehatan dasar, sekaligus mendukung kenyamanan para wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke kawasan destinasi wisata strategis Sembalun.
Acara peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan tokoh penting, di antaranya Ketua GOW Lombok Timur, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur, Camat Sembalun, Kapolsek Sembalun, Danramil 16/51 Sembalun, Direktur RSUD dr. Raden Soedjono Selong, Direktur RSUD Selaparang, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Kepala Basarnas NTB, Kepala Kepala Basarnas Unit Lombok Timur, Kepala Puskesmas Sembalun, para kepala desa, serta perwakilan Tour Organizer (TO), porter, pemandu wisata (guide), dan tokoh masyarakat setempat.
Presiden Direktur Pratama Nusa Medica, Putu Ardana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, khususnya terkait kemudahan proses perizinan operasional klinik yang rampung dalam waktu relatif singkat.
"Kami membangun sarana prasarana ini kurang lebih empat bulan. Kami berterima kasih atas dukungan Bapak Bupati serta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur yang memberikan kesempatan, sehingga Surat Izin Operasional Klinik Pratama Nusa Medica di Sembalun ini telah terbit," ujar Putu Ardana.
Putu menambahkan bahwa kehadiran klinik rawat jalan ini secara khusus didedikasikan untuk memberikan pelayanan kesehatan prima secara berkesinambungan bagi warga lokal maupun wisatawan.
"Harapan kami kepada para tokoh dan stakeholders untuk memberikan dukungan serta saran ke depan, bagaimana kami bisa memberikan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat dan kepada wisatawan yang berkunjung ke wilayah destinasi pariwisata ini," tambahnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyambut baik investasi di sektor kesehatan ini. Mengingat Sembalun merupakan salah satu pusat perputaran ekonomi pariwisata di Lombok Timur, keberadaan fasilitas medis pendukung dinilai sangat mendesak untuk melengkapi kapasitas puskesmas setempat.
![]() |
| Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin potong pita Klinik Prwisata Internasional Nusa Medica di Sembaulun. (Foto: Rosyidin/MP). |
Bupati juga menekankan pentingnya keramahan dalam pelayanan kesehatan, terutama saat menghadapi pasien yang sedang sakit atau wisatawan yang membutuhkan penanganan cepat. Beliau mengingatkan para tenaga medis agar selalu mengedepankan pendekatan yang humanis.
"Menghadapi orang sakit itu harus dengan ramah tamah dan dengan seni juga senyum. Saya berharap ke depan klinik ini bisa maju, memiliki ruang rawat inap, dan kelengkapan peralatan yang memadai, termasuk dokter-dokter yang bagus," tutur H. Haerul Warisin.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan potensi integrasi regulasi pariwisata dengan fasilitas kesehatan di masa mendatang. Dengan arus kunjungan wisatawan yang mencapai 400 hingga 600 orang per hari, pemerintah daerah mewacanakan adanya regulasi yang mewajibkan pemeriksaan atau penyesuaian kondisi fisik wisatawan sebelum melakukan aktivitas pendakian, di mana klinik setempat dapat mengambil peran penting.
Di akhir sambutannya, H. Haerul Warisin menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk mempermudah dan menggratiskan biaya perizinan bagi para investor yang ingin membangun infrastruktur krusial di Lombok Timur, demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Beliau juga meminta manajemen klinik untuk membangun sinergi dan kerja sama yang erat dengan Puskesmas Sembalun dalam hal sistem rujukan medis.


