Kebakaran Lahan Ancam Pemukiman dan Homestay di Sembalun, Tim Gabungan Berhasil Padamkan Api

Rosyidin S
Jumat, Agustus 21, 2026 | 00.50 WIB Last Updated 2026-08-20T16:50:15Z
Karhutla: Nampak kebakaran lahan milik warga dilihat dari salah satu villa bukit inpirasi, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com — Kebakaran lahan yang melanda kawasan lereng kebun milik warga dekat pemukiman warga dan fasilitas pariwisata di Sembalun Lawang, Lombok Timur, NTB, akhirnya berhasil dipadamkan secara total oleh tim gabungan pada Kamis (20/8) malam sekitar pukul 21.40 WITA.


​Peristiwa kebakaran tersebut sempat memicu kekhawatiran lantaran pergerakan lidah api terus mendekat ke area pemukiman warga, villa, dan homestay. Kobaran api disinyalir bermula dari pembakaran sampah pada siang hari di sekitar kawasan Bukit Inspirasi. Meski sempat terkondisikan, embusan angin kencang memicu luapan api hingga meluas dan membakar area kebun serta vegetasi di lereng bukit.


​Merespons ancaman tersebut, aksi cepat dilakukan secara kolaboratif oleh Tim Respon Bencana Desa (TSBD) Sembalun Lawang, Pemadam Kebakaran (Damkar), Basarnas, TNI, Kepolisian, Polhut/Kehutanan, serta bantuan swadaya dari masyarakat setempat.


​Upaya pemadaman menghadapi kendala teknis di lapangan, terutama terbatasnya jangkauan armada pemadam kebakaran akibat medan yang curam dan keterbatasan panjang selang air. Guna mengantisipasi api merembet ke kawasan komersial dan pemukiman, petugas beserta warga menerapkan strategi pembuatan sekat bakar secara manual.


​"Kami ditelepon dari pihak Villa Egi bahwa api sudah mendekat ke villanya. Jadi kami berkolaborasi bersama Damkar, TSBD Sembalun Lawang, Polri-TNI dan masyarakat. Sistemnya kita memutus mata rantai api yang turun ke pemukiman warga dan villa," ujar Abdul Kudus Ali, seorang petugas relawan di lapangan saat proses pemadaman berlangsung.


​Ia menambahkan bahwa upaya pemadaman dilakukan dengan taktik mengepung titik api dari arah atas dan bawah lereng.


"Tadi pagi sekitar jam 10 sebenarnya Damkar sudah mematikan api, tapi karena dibawa angin, api menyebar kembali. Kami menggunakan alat pemadaman tradisional dengan memotong rantai vegetasi karena selang Damkar tidak cukup panjang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," tambahnya.


​Keterlibatan lintas unsur menjadi kunci utama dalam melokalisir pergerakan api hingga Kamis malam, sehingga dampak kerusakan yang lebih luas pada fasilitas wisata dapat dicegah.


​Abdul Kudus Ali, Sebagai perwakilan Tim Saga Bencana Desa (TSBD) Sembalun Lawang menegaskan pentingnya penanganan intensif tersebut mengingat posisi api yang berada sangat dekat dengan area hunian.


​"Kejadian bermula dari pembakaran sampah tadi siang, ternyata ada luapan api yang membesar hingga malam. Berkat perjuangan tim gabungan dari Basarnas, Damkar, TSBD, Kepolisian, TNI, dan Kehutanan, semua bekerja sama dengan baik sehingga api bisa diatasi secara maksimal," terangnya.


​Pihaknya juga menyoroti potensi bahaya akibat letak geografis lahan yang terbakar. "Titik awal informasi dari Bukit Inspirasi, lalu api menyebar mendekati perumahan warga dan beberapa homestay. Hal itu yang sangat kita atensi. Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada mengantisipasi potensi luapan api susulan yang tidak kita harapkan," pungkasnya.


​Meski sisa-sisa material kayu besar di bagian atas lereng sempat menyisakan bara, koordinasi ketat seluruh personil berhasil memastikan seluruh titik api benar-benar padam sepenuhnya menjelang pukul 22.00 WITA tanpa menimbulkan korban jiwa.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kebakaran Lahan Ancam Pemukiman dan Homestay di Sembalun, Tim Gabungan Berhasil Padamkan Api

Trending Now