![]() |
| Lantik: Wakil Bupati Lombok Timur, melantik dan mengambil sumpah jabatan 61 Penjabat (Pj.) Kepala Desa se-Kabupaten Lombok Timur di Pendopo Bupati, (Foto: Istimewa/MP). |
Pelantikan ini dilakukan guna mengisi kekosongan jabatan hingga terpilihnya kepala desa definitif pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada Februari mendatang.
Acara penumpahan sumpah jabatan ini turut dihadiri oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta para kepala desa purna tugas.
Dalam arahannya, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan bahwa penunjukan 61 Pj. Kades ini merupakan amanah dan kepercayaan besar dari masyarakat. Seluruh nama yang dilantik telah melalui mekanisme usulan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta tahapan verifikasi yang ketat oleh pemerintah daerah.
Bupati mengingatkan, kendati masa jabatan Pj. Kades bersifat sementara, rekam jejak kepemimpinan mereka akan menjadi cermin utama profesionalisme dan integritas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Menghadapi kontestasi Pilkades mendatang, Haerul menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah.
"Seluruh Penjabat Kades harus bersikap adil, netral, dan tidak memihak kepada calon mana pun dalam Pilkades mendatang. Indikator keberhasilan seorang Pj. Kades terletak pada kemampuannya memberikan rasa aman, ketenteraman, serta kedamaian di tengah masyarakat," ujar Haerul Warisin.
Selain isu netralitas politik, Bupati juga menyoroti peran strategis Penjabat Kades dalam program perlindungan sosial (Perlinsos). Ia menginstruksikan para Pj. Kades untuk segera melakukan validasi data secara akurat di wilayah masing-masing.
"Pj. Kades harus turun langsung memastikan seluruh masyarakat miskin dan rentan terdata dengan benar. Jangan sampai ada warga yang berhak namun terlewat dari program bantuan pemerintah," tegasnya.
Terkait tata kelola pemerintahan desa, Haerul mengimbau para pejabat baru untuk menerapkan pola hidup sederhana, memperkuat ruang silaturahmi, serta menghindari janji-janji politik yang tidak realistis. Ia meminta para Pj. Kades langsung bekerja dan membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat desa, mulai dari tingkat dusun hingga BPD.
"Segera kembali ke desa masing-masing usai pelantikan. Duduk bersama masyarakat dan selesaikan setiap permasalahan sesegera mungkin melalui ruang silaturahmi dan koordinasi yang kuat. Struktur pemerintahan hingga tataran terbawah dibentuk agar menjadi tempat pertama masyarakat mengadu," tambah Bupati.
Di akhir sambutannya, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada para Kepala Desa yang telah purna tugas atas dedikasi mereka selama memimpin. Bupati memastikan seluruh hak pesangon bagi para mantan kades tersebut akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

