Rasa Haru dan Bangga Warnai Pengukuhan 40 Anggota Paskibra Kecamatan Sembalun

Rosyidin S
Minggu, Agustus 16, 2026 | 21.59 WIB Last Updated 2026-08-16T14:32:37Z
Pengukuhan: Camat Sembalun, Suherman S.ST., M.M menyematkan tanda pengukuhan secara simbolis kepada perwakilan anggota paskibraka, (Foto: Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com — Suasana khidmat dan puncaknya rasa haru menyelimuti malam pengukuhan 40 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Sembalun. Prosesi pengukuhan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia ini berlangsung di aula kecamatan setempat pada Minggu malam (16/8).


​Prosesi pengukuhan dikemas secara unik dan menyentuh hati. Suasana mendadak hening ketika seluruh lampu dipadamkan menciptakan momen sakral saat para anggota Paskibra mengucapkan ikrar dan mencium Bendera Merah Putih.


​Acara tersebut dihadiri oleh Camat Sembalun, jajaran Polsek Sembalun, Koramil 16/15 Sembalun, Kepala SMAN 1 Sembalun, Ketua Panitia, jajaran pembina dan pelatih, serta para orang tua anggota Paskibra.


​Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta mengheningkan cipta. Suasana makin sakral saat pengucapan ikrar pengukuhan dan aksi mencium Sang Merah Putih oleh seluruh anggota Paskibra, kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda pengukuhan serta pemotongan tumpeng oleh Camat Sembalun.


​Camat Sembalun, Suherman, SSTP., MM, menegaskan bahwa para pelajar yang dikukuhkan merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi ketat dari ratusan siswa di wilayah Sembalun. Mereka telah menjalani pemusatan latihan yang intensif selama hampir satu bulan di bawah binaan instruktur gabungan unsur TNI dan Polri.


​"Kalian patut bersyukur dan berbangga karena dari sekian ratus, bahkan ribuan siswa di Kecamatan Sembalun, kalianlah yang terpilih untuk mengibarkan bendera pada 17 Agustus 2026 besok. Ditunjang panorama alam Sembalun yang indah, tidak ada momen pengibaran bendera yang terasa eksotis di lapangan kita," ujar Suherman dalam amanatnya.


​Mengenai tradisi pengukuhan dalam kegelapan, Suherman menjelaskan bahwa ritual tersebut mengandung makna psikologis mendalam untuk menanamkan jiwa nasionalisme.


​"Mencium bendera dalam kondisi gelap bertujuan agar kalian dapat meresapi ikrar ini hingga ke sanubari. Momen ini menanamkan kesadaran bahwa kalian adalah putra-putri terbaik NKRI asal Sembalun, yang berjanji mendedikasikan dharma bakti berdasarkan Pancasila, UUD 1945, dan nilai-nilai agama," tambahnya seraya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelatih, panitia, serta orang tua peserta.

Ikrar: Danton Paskibraka Kecamatan Sembalun saat mencium bendera Merah Putih, (Foto: Rosyidin/MP).

Momen emosional terpancar kuat dari Komandan Pasukan (Danton) Paskibra Kecamatan Sembalun, Izul Paridi. Siswa kelas 12 SMAN 1 Sembalun ini tak kuasa membendung air matanya, baik selama maupun setelah prosesi pengukuhan. Tahun ini menjadi tahun ketiga berturut-turut baginya bertugas di Paskibra kecamatan, setelah pada tahun-tahun sebelumnya dipercaya sebagai pasukan pengapit dan pembawa bendera.


​"Perasaan saya sebagai danton tahun ini tentu sangat bahagia dan bersyukur karena bisa membanggakan orang tua serta orang-orang terdekat. Saya benar-benar tidak menyangka bisa terpilih kembali," ungkap Izul.


​Izul juga mengungkapkan rasa harunya atas kehadiran sang ayah tiri yang selalu setia mendampingi dan membesarkannya sejak kecil.


​"Malam ini hati saya sangat tersentuh. Ayah kandung saya pergi sejak saya kelas 2 SD, dan alhamdulillah saya dibesarkan oleh ayah tiri dengan kasih sayang yang luar biasa. Perjuangan dan kebaikan beliaulah yang membuat saya menangis haru," tutur Izul mengenang masa latihannya yang penuh suka duka.


​Kebanggaan mendalam turut dirasakan oleh M. Ansori, salah satu orang tua anggota Paskibra yang bertugas sebagai pengibar bendera. Bagi Ansori, pencapaian anaknya yang konsisten lolos seleksi hingga tahun ketiga merupakan kehormatan besar bagi keluarga.


​"Tentu saya sangat bangga melihat anak saya dipercaya sebagai pengibar Sang Merah Putih pada tahun 2026 ini. Luar biasa senangnya, tidak bisa terlukiskan dengan kata-kata. Ini adalah kebanggaan yang amat besar dan kami sangat bersyukur," kata Ansori.


​Kini, seluruh anggota Paskibra Kecamatan Sembalun telah menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas utama mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 di Lapangan Sembalun.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Rasa Haru dan Bangga Warnai Pengukuhan 40 Anggota Paskibra Kecamatan Sembalun

Trending Now