![]() |
| Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTB, Lalu Muhammad Amin, SH. |
REPORTER : ABDUL RAHIM
MANDALIKAPOST.com - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menetapkan pembagian Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter Embarkasi Lombok (LOP) untuk musim haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penetapan tersebut ditandatangani oleh Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTB, Lalu Muhammad Amin, SH, sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan optimal bagi seluruh jemaah haji asal NTB.
Dalam pembagian tersebut, terdapat 15 kelompok terbang (kloter) yang terdiri dari kloter utuh dan kloter campuran.
Setiap kloter berjumlah 393 orang, termasuk petugas kloter dan Petugas Haji Daerah (PHD).
Kloter utuh mayoritas diisi oleh jemaah dari satu kabupaten/kota, seperti Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Kabupaten Bima, dan Kota Mataram.
Sementara itu, kloter campuran merupakan gabungan jemaah dari beberapa daerah, termasuk wilayah Pulau Sumbawa seperti Kabupaten Bima, Kota Bima, Dompu, Sumbawa, hingga Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Lombok Utara (KLU).
Setiap kloter didampingi petugas lengkap yang terdiri dari TPHI (Ketua Kloter), TPIHI (Pembimbing Ibadah), tenaga kesehatan dokter, serta perawat. Kehadiran petugas ini bertujuan memastikan pelayanan, bimbingan ibadah, dan kesehatan jemaah berjalan optimal sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Sejumlah nama petugas yang ditugaskan antara lain Abdul Rasyid, Lalu Minhajurrahman, Syamsul Hadi, Abdul Haris, Jalaluddin, hingga Muhammad Zakiyudin yang tersebar di berbagai kloter sesuai penugasan masing-masing.
Kepala Kanwil menegaskan bahwa pembagian petugas ini merupakan bagian penting dari kesiapan penyelenggaraan ibadah haji, khususnya dalam memberikan pelayanan yang terbaik, profesional, dan humanis kepada seluruh jemaah.
“Petugas yang telah ditetapkan diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan bimbingan dan pelayanan maksimal kepada jemaah haji,” ujarnya.
Dengan penetapan ini, diharapkan seluruh rangkaian persiapan haji Embarkasi Lombok dapat berjalan lancar, tertib, serta memberikan kenyamanan bagi jemaah dalam menunaikan rukun Islam kelima.

