Menuju 2 Tahun Pengabdian, BAZNAS Lombok Timur Salurkan Bantuan untuk Ribuan Penerima Manfaat

Rosyidin S
Kamis, Juli 02, 2026 | 14.36 WIB Last Updated 2026-07-02T06:36:12Z
Santunan: Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, (Foto: Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.


Menjelang dua tahun masa pengabdian kepengurusan saat ini, BAZNAS Lotim menyalurkan berbagai program bantuan yang menyasar ribuan penerima manfaat (mustahik) di wilayah Lombok Timur.


Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan intensif yang dilakukan dalam sepekan terakhir ini mencakup tiga program utama, yakni bidang pendidikan, kesehatan, serta dakwah dan advokasi keagamaan. 


Langkah ini mengacu pada semboyan lembaga, yaitu SMART (Mapan, Amanah, Responsif, dan Transparan) yang diwujudkan dalam 5 program kerja strategis.


"Insyaallah ini akan berkelanjutan dalam rangka pemenuhan tanggung jawab yang diamanahkan kepada kami oleh masyarakat Lombok Timur melalui Bapak Bupati, menuju tahun kedua pengabdian kami di lembaga BAZNAS," ujar H. Muhammad Kamli saat ditemui di sela-sela kegiatan, Kamis (2/7).


Di bidang pendidikan, BAZNAS Lotim memberikan perhatian besar kepada para pejuang pahlawan tanpa tanda jasa di sekolah swasta atau madrasah. Pihaknya menyalurkan insentif kepada 700 orang guru yang telah memenuhi indikator persyaratan.


Selain itu, ada pula pemberian reward khusus bagi guru dengan masa pengabdian terlama, berkisar antara 25 hingga 46 tahun.Tidak hanya itu, jaminan sosial bagi para pengajar non-ASN ini juga menjadi prioritas utama.


"Samping memberikan insentif reward, insyaallah lembaga BAZNAS akan membayarkan BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan yang diamanahkan oleh Bapak Bupati kepada bapak ibu guru yang khususnya mengajar di lembaga pendidikan di bawah yayasan atau sekolah swasta," lanjut Kamli.


Bantuan di sektor pendidikan ini juga menyasar para mahasiswa tingkat akhir yang sedang berjuang menyelesaikan studinya. Mahasiswa yang telah lolos proses verifikasi usulan akan mendapatkan bantuan biaya penyusunan skripsi karena mereka memiliki hak untuk dibantu melalui program BAZNAS.


Beralih ke program dakwah, advokasi, dan keagamaan, BAZNAS Lotim saat ini menyalurkan bantuan stimulan untuk pembangunan serta renovasi masjid dan mushola.


Kabar gembiranya, BAZNAS juga tengah memvalidasi data untuk memberikan perlindungan jaminan sosial berupa BPJS Ketenagakerjaan kepada ribuan pelayan umat di tingkat akar rumput.


"Pada kesempatan ini, kami juga sedang melakukan validasi data untuk membayarkan sebanyak 4.000 BPJS Ketenagakerjaan untuk merbot masjid dan guru ngaji tradisional. Saat ini data sudah kita dapatkan dan sedang dalam proses validasi oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan, yang insyaallah segera akan kita bayarkan," jelasnya.


Guna memaksimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Lombok Timur, BAZNAS merespons cepat arahan Bupati untuk memperluas jaringan muzakki (pemberi zakat), termasuk merangkul institusi TNI dan Polri.


H. Muhammad Kamli mengungkapkan bahwa pihaknya telah bersurat dan melakukan sosialisasi kepada jajaran Polres dan Kodim setempat. Respons yang diterima sejauh ini sangat positif.


Melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di internal TNI/Polri, nantinya dana yang terkumpul dapat digunakan kembali oleh instansi tersebut untuk kegiatan sosial, kemanusiaan, dan keagamaan secara berkala.


Selain TNI dan Polri, BAZNAS Lotim juga tengah menjajaki kerja sama serupa dengan pihak legislatif.


"Sosialisasi sudah kami lakukan, bukan saja kepada TNI dan Polri, termasuk di DPR juga alhamdulillah sudah tiga kali kita bermusyawarah. Tinggal satu kali lagi kita menunggu akan diundang audiensi oleh Ketua DPR dan seluruh jajaran pimpinan fraksi untuk kita sama-sama duduk bareng, bermusyawarah bermufakat," tambahnya.


Di akhir wawancara, Ketua BAZNAS Lotim kembali mengingatkan bahwa kewajiban menunaikan ZIS bukan sekadar menjalankan instruksi formal pemerintah atau bupati, melainkan perintah langsung dari agama dan regulasi negara dari tingkat presiden.


Ia berharap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Lombok Timur yang telah memenuhi syarat berzakat dapat menyalurkan kewajibannya melalui BAZNAS demi kemaslahatan bersama.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menuju 2 Tahun Pengabdian, BAZNAS Lombok Timur Salurkan Bantuan untuk Ribuan Penerima Manfaat

Trending Now