![]() |
| Stunting: Kelompok Kuliah Kerja Nyata Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan Muhammadiyah Selong foto bersama dengan warga Peringgabya Utara, (Foto: Istimewa/MP). |
Program ini menyasar sebanyak 55 balita yang berdasarkan data setempat terindikasi mengalami gangguan pertumbuhan (stunting). Selain pembagian makanan bergizi, para orang tua dibekali edukasi mengenai pemenuhan gizi seimbang, pola asuh anak, hingga pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Koordinator Acara, Ridho DiauRahman, menegaskan bahwa pemahaman masyarakat mengenai pola asuh dan asupan gizi menjadi kunci utama dalam menekan angka stunting di daerah.
"Sosialisasi dan edukasi sekaligus pemberian makanan tambahan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting, serta pola asuh yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal," ujar Ridho dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/8).
Sementara itu, Ketua Kelompok KKN ITSKes Muhammadiyah Selong, Diarti Hariani, menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat desa.
“Berdasarkan data yang kami terima, terdapat 55 anak balita yang tergolong stunting dan menjadi sasaran utama dalam kegiatan edukasi serta pemberian makanan tambahan ini,” kata Diarti.
Ia menambahkan, intervensi stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.
“Penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak—tidak hanya pemerintah, tetapi juga keluarga, masyarakat, tenaga kesehatan, hingga lembaga pendidikan. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran orang tua agar lebih memperhatikan asupan gizi dan tumbuh kembang anak secara konsisten,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari pemerintah desa setempat. Sekretaris Desa Pringgabaya Utara, Lalu Ikhsan, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong terhadap generasi muda di desanya.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif para mahasiswa. Saya berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pringgabaya Utara, khususnya dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan dan pemenuhan gizi balita sejak dini,” tutup Lalu Ikhsan.

