Tahun 2023, Industrialisasi NTB Masuki Tahap Produksi Massal

Ariyati Astini
Kamis, Januari 12, 2023 | 13.40 WIB Last Updated 2023-01-14T04:06:30Z
Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Hj. Nuryanti.

MANDALIKAPOST.com - Program industrialisasi tahun terakhir kepemimpinan Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Sitti Rohmi Djalillah akan memasuki tahap produksi massal.


Tahun 2023 ini, Pemprov NTB melalui Dinas Perindustrian NTB fokus pada tiga sektor industri superprioritas.


"Untuk tahapan industrialisasinya di tahun ini kita akan masuk pada masa production. Sudah ada fondasi kita bangun selama tiga tahun kemarin" ujar Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Hj. Nuryanti, Rabu (12/1/2023).


BACA JUGA : NTB Mall, Pusat Oleh-Oleh dan Etalase Mini Industrialisasi Daerah


Nuryanti menyebut, indikator pertama dari sisi kelembagaan. Dimana indikator Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk pelaku industri selama ini sudah berjalan baik.


"Kemudian dengan kerja sama stakeholders, ada IKM dan diversifikasi produk di NTB. Sehingga pada 2023 kita akan fokus di NTB potensi besarnya ada tiga sektor industri super prioritas," ujarnya.


Yang pertama adalah moslem fashion industry dengan membangun ekosistem mulai hulu sampai hilir. Ada pula kerajinan, perhiasan, industri turunan lainnya termasuk event organizer, industri multimedia. Semua itu akan mendorong industri yang lainnya.


Kedua adalah kuliner legend. Itu juga akan menggerakkan hasil pertanian, peternakan, perikanan. Kalau sektor kuliner ini menggeliat dan mendapatkan pasar yang signifikan maka hulunya akan signifikan bergerak. Ketiga, adalah farmasi herbal dan kosmetik.


"Ketiga subsektor ini yang akan kita dorong sebagai super prioritas yang akan menggerakkan seluruh 6 - 10 sektor lainnya. Industri permesinan , bahan baku, menggerakkan. Karena ketika membuat kosmetik herbal, itu 6-7 produk IKM raw material bisa diserap," terangnya.


Dari sisi jumlah pertumbuhan industrinya, sudah bisa mencapai target RPJMD. Di sisi lain, kualitas dan daya saing rata-rata setiap tahun 10 IKM NTB mendapatkan penghargaan nasional. Artinya, daya saing produk sudah memenuhi standar global termasuk kuliner, kosmetik dan fashion. 


"Embrio inilah yang kita dorong, massifkan sehingga mass production 2023 akan tercapai.Kita genjot untuk mengimbangi industri pariwisata," terangnya.


Nuryanti mengatakan, ketika event pariwisata NTB sangat banyak tahun ini, maka setiap eventnya akan digunakan untuk mempromosikan produk IKM.


"Produk sunblock kita menjadi pelengkap industri pariwisata. Pemasaran kita kerjasamakan dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Perdagangan. Adanya event-event internasional dampaknya besarnya bagi industri di NTB," ujarnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tahun 2023, Industrialisasi NTB Masuki Tahap Produksi Massal

Trending Now