Pembiayaan Ternak Sapi Bank NTB Syariah Banyak Diminati Masyarakat

MandalikaPost.com
Senin, Mei 29, 2023 | 15.58 WIB Last Updated 2023-05-29T07:58:20Z

 

Pembiayaan Ternak Sapi Bank NTB Syariah Banyak Diminati Masyarakat.

MANDALIKAPOST.com – Bank NTB Syariah terus berupaya mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini termasuk melalui sektor pertanian dan peternakan.


Salah satu produk andalan Bank NTB Syariah yang banyak diminati adalah Produk Pembiayaan sapi bagi para petani peternak sapi yang ada di NTB.


Corporate Communication Bank NTB Syariah, M Arif Sanjani menjelaskan, pembiayaan sapi yang ada di Bank NTB Syariah adalah salah satu Produk Bank NTB Syariah yang memang banyak diminati.


Skemanya, petani peternak terlebih dahulu membuat kelompok, lalu memilih sendiri suplier Bakalan Sapi yang akan dipelihara, sehingga tidak mungkin disebut tidak sesuai spesifikasi.


Kemudian sapi tersebut dipelihara oleh petani untuk penggemukan dengan harapan bakalan sapi tersebut, akan tumbuh menjadi lebih besar untuk kemudian dijual.


Proses itu berlaku dalam kisaran waktu tertentu hingga mencapai bobot sapi yang siap untuk dijual. Bakalan sapi yang disiapkan umumnya memiliki bobot kisaran 200 kilogram hingga 230 kilogram.


"Mereka (petani) yang memilih sendiri bakalan mana yang diinginkan untuk dibawa pulang dan digemukan. Mereka (petani) menerima di tempat dan memilih sendiri. Jika ada yang bermasalah pasti dikembalikan,”jelas Arif.


Hasil penjualan sapi itulah yang kemudian dibagi dengan pola kerjasama sesuai Musyarakah.


Arif menegaskan, bahwa pembiayaan sapi tersebut bukan sebuah program namun sebuah produk, sehingga terjadi perbedaan yang sangat jauh.


“Kalau program umumnya hibah. Ini produk pembiayaan bank tidak ada kaitan dengan program,” tegasnya.


Namun, Arif memaklumi pada 2021-2022 penyaluran produk pembiayaan penggemukan sapi tidak terlalu masif, karena kondisi di tahun tersebut masih pandemi dan munculnya wabah PMK pada ternak, sehingga tidak banyak petani berani untuk menggemukan bakalan sapi.


“Kondisi saat itu masih terjadi pandemi dan 2022 muncul PMK, sehingga banyak petani atau kelompok tani yang mengurungkan niat karena tidak berani berusaha di tengah mewabahnya PMK,” ujarnya.


Masih pada masa tersebut, ada variabel yang mengganggu seperti pertumbuhan sapi yang ditargetkan bertambah bobot 1 sampai 2 kilo per hari justru jauh dari capaian target tersebut. Pastinya perkembangan sapi akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana cara petani merawat dan memberi pakan yang sesuai untuk perkembangan sapi.


Sejauh ini tandas Arif, Bank NTB Syariah belum pernah menerima keluhan dari petani atau kelompok tani atas produk pembayaan sapi tersebut.


“Kami juga belum menerima aduan ataupun keluhan langsung dari nasabah pembiayaan kami mengenai ini,” ungkap Arif.


Pembiayaan iB Tunas selain untuk tujuan penggemukan sapi, juga dapat untuk tujuan usaha produktif lainnya dengan maksimum pembiayaan Rp.50juta.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pembiayaan Ternak Sapi Bank NTB Syariah Banyak Diminati Masyarakat

Trending Now