Masuki Tahap Karantina, Puteri Indonesia NTB Siap Menuju Final

Ariyati Astini
Senin, Desember 04, 2023 | 13.31 WIB
Puteri Indonesia NTB akan Memasuki Masa Karantina di Hotel Prime Park Mataram.

MANDALIKAPOST.com - Sebanyak 14 finalis Puteri Indonesia Provinsi NTB 2024 akan memasuki tahap karantina sebelum mengikuti grand final pada 8 Desember mendatang.


Para finalis Puteri Indonesia itu berasal dari berbagai kabupaten dan kota di NTB yang telah lolos seleksi audisi sejak awal November.


Pemilihan Puteri Indonesia di NTB menjadi salah satu ajang kecantikan yang paling bergengsi dan berkualitas di Indonesia.




Hal ini karena NTB telah tiga kali mendapatkan penghargaan sebagai provinsi terbaik dalam penyelenggaraan kontes kecantikan ini.


Ketua Yayasan Puteri Indonesia NTB, drg. Farida Istiarini, mengatakan bahwa para finalis NTB telah dipersiapkan secara matang untuk bersaing di tingkat nasional.


Ia menambahkan bahwa NTB sudah tidak lagi menjadi peserta penggembira, melainkan menjadi salah satu kandidat kuat yang diperhitungkan oleh daerah lain.



"Kita sudah mulai diperhitungkan. Daerah lain sudah mulai was-was dengan NTB," ujarnya, di Mataram, Minggu (3/12).


Menurut drg. Farida, Yayasan Puteri Indonesia NTB telah melakukan penjaringan calon finalis dengan turun ke kampus-kampus untuk mensosialisasikan ajang ini. Total ada 50 peserta yang mendaftar.


Salah satu kendala yang dihadapi dalam penjaringan ini adalah masih adanya ketidakpercayaan diri dari para calon finalis. Banyak yang merasa diri tidak cantik atau kurang tinggi sehingga tidak masuk kriteria.



"Jadi takut karena barometernya terlalu tinggi. Misalnya tinggi badan tidak sampai 170 cm dan ragu apakah bisa masuk atau tidak," ungkapnya.


Namun, drg. Farida menegaskan bahwa kriteria untuk menjadi Puteri Indonesia tidak hanya melihat dari segi fisik saja, melainkan juga dari segi otak, kecantikan, dan perilaku.


Menurutnya kecantikan itu relatif dan bisa terpancar dari dalam jika seseorang memiliki otak yang cemerlang dan sikap yang baik.


"Namanya cantik itu relatif. Misalnya puteri kita merasa biasa saja tetapi dengan otak yang cemerlang dan attitude yang baik itu pasti terpancar kecantikan dari dalam," jelasnya.


Drg. Farida berharap bahwa masyarakat NTB, khususnya yang masuk kategori usia, bisa tertarik untuk ikut berpartisipasi dalam ajang ini.


Ia menambahkan ajang tersebut bukan hanya sekadar kontes kecantikan, melainkan juga ajang untuk mengembangkan potensi diri dan berkontribusi bagi masyarakat.


"Yang sebelumnya mereka pikir kontes kecantikan doang tapi sebenarnya banyak hal disana," tuturnya.


Para finalis Puteri Indonesia NTB 2024 akan menjalani karantina selama lima hari mulai tanggal 6 Desember. Selama karantina, mereka akan mendapatkan berbagai pembekalan dan bimbingan dari tim Yayasan Puteri Indonesia NTB.


Grand final akan digelar pada tanggal 8 Desember di salah satu hotel berbintang di Mataram. Pemenang akan mewakili NTB di ajang Puteri Indonesia 2024 tingkat Nasional.


Sama halnya dengan Ketua Persatuan Dokter Keseharan Haji Indonesia (PERDOKHI) NTB, dr. Susi Wirawati Triyono. Ia mengatakan pelayanan kesehatan haji dilakukan oleh semua petugas tidak hanya tim dokter. Karena para petugas sama-sama melakukan pelayanan, perlindungan dan pembinaan. 


"Jadi tidak hanya dari dokter saja tetapi dari semua tenaga kesehatan ada perawat. Karena ini adalah kegiatan yang pasti dilakukan setiap tahun pada saat musim haji," katanya.


Diterangkan, untuk memastikan kesehatan jamaah ada tiga tahapan pemerikasaan yang dilakukan. Dimana, pemeriksaan awal yaitu untuk menentukan porsi haji. Selain itu pemeriksaan kedua menjelang keberangkatan untuk memastikan kesehatan calon jamaah haji.


"Jadi ini pemeriksaannya  untuk menentukan layak atau tidaknya. Dan terakhir pemeriksaan di embarkasih Lombok sebelum besoknya diberangkatkan," tegasnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Masuki Tahap Karantina, Puteri Indonesia NTB Siap Menuju Final

Trending Now