Kejar Swasembada Gula 2 Tahun, Mentan Amran Siapkan Rp9 Triliun dan Peremajaan Kebun Tebu Masif

Rosyidin S
Selasa, Juli 28, 2026 | 13.55 WIB Last Updated 2026-07-28T05:55:05Z
Swasembada: Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memimpin Rapat Percepatan Swasembada Gula bersama jajaran manajemen PT Sinergi Gula Nusantara di Surabaya, (Foto:Istimewa/MP).

SURABAYA, MANDALIKAPOST.com – Pemerintah bergerak cepat mengakselerasi target swasembada gula putih nasional dalam jangka waktu dua tahun sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto. 


Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan langkah-langkah strategis dari hulu ke hilir mulai dari peremajaan tanaman tebu hingga transformasi industri guna mendorong produksi gula nasional menembus angka 3 juta ton pada 2029.


Rencana besar tersebut disampaikan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat memimpin Rapat Percepatan Swasembada Gula bersama jajaran manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (22/7/2026) Minggu lalu.


Mentan Amran menegaskan, salah satu titik krusial dalam mendongkrak produktivitas panen tebu nasional adalah mempercepat peremajaan (bongkar ratoon) kebun tebu rakyat yang sudah tidak produktif. Untuk memastikan program ini berjalan tanpa membebani petani, Kementan mengalokasikan anggaran besar di sektor perkebunan.


“Perintah Bapak Presiden jelas, swasembada gula putih paling lambat dua tahun. Karena itu tanaman *ratoon* yang sudah berumur 7 tahun, 12 tahun, bahkan 15 tahun akan kita bongkar dan diremajakan. Anggarannya sudah kami siapkan,” tegas Mentan Amran.


Ia menambahkan bahwa seluruh biaya peremajaan akan ditanggung oleh pemerintah. Kementan menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp9 triliun di sektor perkebunan untuk penyediaan bibit unggul secara gratis, pengolahan lahan, hingga berbagai program pendukung peningkatan produktivitas.


“Mudah-mudahan tahun depan kita juga bisa menambah bantuan alat dan mesin pertanian, termasuk traktor untuk petani plasma agar produktivitas semakin meningkat,” lanjutnya.


Guna menopang target 3 juta ton gula nasional, Kementan bersinergi dengan SGN merancang serangkaian tindakan nyata, antara lain. Bongkar Ratoon itu mencakup sasaran sekitar 298 ribu hektare lahan tebu.


Kemudian, Modernisasi & Irigasi mencakup. Pembangunan sistem irigasi pompa, penyediaan pupuk, serta modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan). Selanjutnya, Revitalisasi & Teknologi itu, Elektrifikasi dan revitalisasi pabrik gula, penataan varietas dan pola tanam, hingga penerapan teknologi peningkat rendemen.


Dan Penguatan Tata Kelola, ini mulai dari penataan regulasi kemitraan petani-pabrik gula, penerapan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Gula, serta pemanfaatan tetes tebu untuk bioetanol guna mendukung transisi energi nasional.


Pemerintah juga berencana mengoptimalkan potensi perluasan areal tanam tebu yang tersebar di berbagai wilayah di luar Jawa, seperti Sumatera, Sulawesi, hingga Maluku.


Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran turut memberikan apresiasi atas perbaikan kinerja PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang dinilai berhasil melakukan pemulihan finansial secara signifikan.


“Tahun lalu masih mengalami kerugian sekitar Rp600 miliar, tahun ini *insya Allah* sudah berbalik menjadi untung sekitar Rp600 miliar. Ini lompatan yang sangat baik, tetapi saya minta tahun depan harus lebih tinggi lagi. Targetnya minimal mencapai keuntungan Rp750 miliar,” ujar Amran.


Di akhir pertemuannya, Mentan Amran mengingatkan secara keras kepada seluruh pihak agar tidak mempermainkan program pemerintah maupun hak-hak petani tebu di lapangan.


“Kalau ada yang mempermainkan hak dan kepentingan petani, tentu akan kami tindak. Program pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani. Kalau mempermainkan nasib petani, akan berhadapan langsung dengan Menteri Pertanian,” tegasnya.


Melalui langkah terintegrasi ini, pemerintah optimistis target swasembada gula putih tidak hanya dapat melepaskan ketergantungan Indonesia dari impor, namun juga secara langsung meningkatkan kesejahteraan para petani tebu di seluruh Indonesia.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kejar Swasembada Gula 2 Tahun, Mentan Amran Siapkan Rp9 Triliun dan Peremajaan Kebun Tebu Masif

Trending Now