Ketika Perempuan Memegang Data: Menjaga Hutan Lombok Timur Lewat Ketangguhan Layaknya Wonder Woman

Rosyidin S
Kamis, Agustus 27, 2026 | 14.29 WIB Last Updated 2026-08-27T06:29:03Z
Diskusi Publik: Gema Alam NTB bersama Resources Institute (WRI) Indonesia, gelar Fokus Grup Discussion, (Foto: Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com — Kelompok perempuan desa di wilayah pesisir dan penyangga hutan Lombok Timur membuktikan bahwa mereka bukan sekadar saksi perubahan lingkungan, melainkan para "pahlawan data" yang berada di garis terdepan. Melalui kolaborasi program Wise Watch, perempuan dari Desa Sugian dan Desa Sambelia, Kecamatan Sambelia kini mampu mengubah pengetahuan lokal serta pengamatan lapangan menjadi data presisi untuk melindungi kawasan hutan mereka.


Pencapaian dan perjalanan panjang selama 18 bulan tersebut dirayakan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Diskusi Publik, dan Refleksi Pembelajaran bertajuk "Ketika Perempuan Memegang Data: Cerita, Bukti, dan Pembelajaran dari Wise Watch". Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Utama 2 Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (27/8).


Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, perwakilan Bappeda, Dinas LHK, Dinas Sosial, DP3AKB, pihak kecamatan, kepala desa, akademisi, LSM, serta puluhan anggota kelompok perempuan pembawa perubahan dari desa setempat.



Ketua Gema Alam NTB, Suhupawati, dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan bangganya atas keberanian para perempuan desa. Program ini tidak hanya melatih teknis pemantauan, tetapi juga mendobrak keterbatasan sosial.


"Hari ini bukan sekadar penutupan program, tetapi perayaan atas keberanian dan pembelajaran panjang selama 18 bulan. Ibu-ibu di dua desa ini sehari-hari mengurus keluarga dan anak, namun mereka mampu melangkah menyusuri hutan, mencatat perubahan mata air, dan menjaga pengetahuan lingkungan dari generasi ke generasi. Layaknya pahlawan yang bangkit dari garis depan, mereka yang dulu tidak percaya diri kini mampu berdiri tegak dan menyampaikan gagasan dengan penuh keyakinan di depan kita semua." Ujarnya.


Suhupawati menekankan bahwa data yang terkumpul lahir dari denyut kehidupan masyarakat sendiri, dari kepedulian perempuan yang paling pertama merasakan dampak nyata kerusakan lingkungan.


"Teknologi Sebagai Perisai, Suara Perempuan Sebagai Kekuatan," tegas Suhupawati.


Sementara itu, perwakilan dari World Resources Institute (WRI) Indonesia / Women Research Institute, Benita Nastami, menjelaskan pentingnya pelibatan perempuan dalam tata kelola lingkungan berbasis teknologi pemantauan seperti Global Forest Watch.


"Hutan bukan sekadar deretan pohon, melainkan jantung kehidupan yang menyokong air dan kebutuhan dasar warga. Ketika lingkungan rusak, perempuan adalah pihak yang paling terhantam dampaknya. Lewat Wise Watch, kami memberikan perisai berupa kapasitas data. Namun ingat, teknologi hanyalah alat, kekuatan sejati terletak pada bagaimana perempuan memanfaatkan data tersebut untuk membunyikan suara mereka dan menuntut perubahan kebijakan," tegasnya.


Acara ini dibuka secara resmi oleh perwakilan Kepala Bappeda Kabupaten Lombok Timur, Novia Ariani. Dalam sambutannya, pemerintah daerah menyambut positif langkah strategis yang memposisikan perempuan sebagai pemegang data pembangunan berbasis lingkungan.


"Kegiatan ini luar biasa karena berhasil mengubah pengamatan dan pengetahuan lokal perempuan menjadi bukti nyata berbasis data. Ketika perempuan memegang data, mereka memegang kunci perubahan untuk perbaikan tata kelola wilayah kita. Mari kita dukung keberlanjutan aksi ini bersama-sama." Pungkas Novia Ariani.


Acara pembukaan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama seluruh jajaran pemkab, narasumber, dan perwakilan kelompok perempuan pembawa data, sebelum dilanjutkan dengan paparan refleksi pembelajaran serta diskusi publik lintas pihak guna merumuskan tata keberlanjutan program di masa depan.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ketika Perempuan Memegang Data: Menjaga Hutan Lombok Timur Lewat Ketangguhan Layaknya Wonder Woman

Trending Now