Perkuat Eksistensi Jurnalis di Era AI, IJTI NTB Gelar Workshop Sinematografi TV di Sembalun

Rosyidin S
Kamis, Agustus 20, 2026 | 21.08 WIB Last Updated 2026-08-20T13:09:13Z
Workshop: Ketua panitia, Herman Zuhdi, (Foto: Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com — Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Workshop Sinematografi Jurnalistik Televisi bertajuk "Desa Berdaya Dalam Lensa: Merekam Perubahan, Mengabdikan Peradaban Desa" di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, pada Kamis (20/8).


​Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (20–21 Agustus 2026) ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai lapisan masyarakat (propesi). Pembukaan acara dihadiri langsung oleh Ketua IJTI NTB Riadi Sulhi, Staf Ahli Bupati Lombok Timur Bidang Ekonomi H. Azlan yang mewakili Sekretaris Daerah Lombok Timur, serta Sekretaris BAZNAS Lombok Timur Nurul Hadi.


Dalam kesempatan tersebut, IJTI bersama para pejabat daerah juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada peserta workshop.


​Ketua panitia sekaligus Sekretaris IJTI NTB, Herman Zuhdi, menegaskan pentingnya adaptasi jurnalis di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan dinamika media modern.


​"Hari ini kita dihadapkan oleh tantangan AI. Menjadi jurnalis dengan inteligensi cerdas dan pintar menulis naskah kini bertemu dinamika baru. Alasan acara ini digelar adalah untuk kembali merajut eksistensi teman-teman," ujar Herman dalam sambutannya.


​Ia menambahkan bahwa peran insan pers sangat krusial dalam menyaring fakta di tengah derasnya arus informasi dan opini publik.


​"Tidak ada istilah wartawan online, jurnalis media sosial, atau lainnya kita semua berpaku pada satu faktor bahwa media harus bergerak untuk perubahan. Kita harus satu suara dan satu konsep untuk memberikan informasi yang akurat serta edukasi kepada masyarakat demi pembangunan daerah," tegasnya.


​Pemilihan Kecamatan Sembalun sebagai lokasi pelatihan bukan tanpa alasan. Kawasan lereng Rinjani ini dinilai memiliki potensi lengkap sebagai percontohan desa berdaya yang layak diangkat ke tingkat nasional hingga internasional.


​"Sembalun ini komplit sebagai desa berdaya, baik dari pariwisata maupun ekonomi. Harapan kami Sembalun menjadi pemicu (trigger) bagi desa-desa lain, sejalan dengan fokus pembangunan nasional dan daerah yang dimulai dari desa," lanjut Herman.


​Ketua IJTI NTB, Riadi Sulhi, menyampaikan bahwa peserta workshop dibekali pemahaman mendalam mengenai teknik sinematografi TV oleh wartawan senior Hamdani, yang berpengalaman menggarap berbagai karya dokumenter berskala internasional.


​"Kami hadirkan pemateri khusus untuk memberikan pemahaman sinematografi agar kawan-kawan bisa memproduksi karya jurnalistik yang kuat. Ini sejalan dengan sinergitas program pemerintah daerah dalam mempromosikan dan memperkuat potensi ekonomi desa," pungkas Riadi.


​Selama pelatihan, para peserta dibimbing langsung untuk memproduksi karya audio visual yang mengangkat narasi kemandirian, potensi lokal, serta dinamika sosial masyarakat desa di Lombok Timur.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perkuat Eksistensi Jurnalis di Era AI, IJTI NTB Gelar Workshop Sinematografi TV di Sembalun

Trending Now