![]() |
| Umroh: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, (Foto: Istimewa/MP). |
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya menjaga kesucian niat dalam menjalankan ibadah di tanah suci.
Ia mengingatkan para jamaah bahwa ibadah umroh maupun haji merupakan panggilan langsung dari Allah SWT. Oleh sebab itu, seluruh jamaah diimbau untuk membersihkan hati dan mengikhlaskan niat semata-mata demi meraih ridho-Nya.
"Ibadah umroh dan haji ini adalah panggilan dari Allah SWT. Oleh karena itu, saya berharap para jamaah dapat meluruskan niat dengan hati yang bersih, suci, dan ikhlas semata-mata karena Allah SWT," ujar Haerul Warisin dalam sambutannya.
Bupati juga berpesan agar para jamaah memanfaatkan setiap detik waktu di tanah suci dengan memperbanyak amalan ibadah serta mendoakan kebaikan bagi daerah asal mereka.
"Manfaatkanlah waktu selama di tanah suci untuk memperbanyak doa, zikir, dan shalat sunnah. Jangan lupa selipkan doa agar masyarakat Lombok Timur semakin maju, sejahtera, dan berada dalam keberkahan," tambahnya.
Terkait dengan pembiayaan keberangkatan jamaah umroh Lombok Timur SMART yang diinisiasi oleh PKK Kabupaten Lombok Timur ini, Haerul Warisin mengklarifikasi bahwa kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran daerah. Keberangkatan para jamaah murni dibantu oleh seorang dermawan lokal.
"Keberangkatan jamaah kali ini tidak ditanggung oleh APBD, melainkan dibantu oleh seorang dermawan. Saya minta kepada seluruh jamaah untuk mendoakan sosok dermawan tersebut agar selalu diberikan kesehatan dan kelapangan rezeki. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sedang mempertimbangkan alokasi anggaran APBD untuk memberangkatkan masyarakat yang berprestasi atau berdedikasi tinggi," jelas Bupati.
Selain memberikan arahan mengenai ibadah umroh, Bupati Lombok Timur juga menaruh perhatian serius pada isu tata kelola pemerintahan dan sosial, khususnya terkait akurasi data penerima bantuan sosial. Ia secara tegas memerintahkan Dinas Sosial untuk segera membenahi data penerima manfaat.
"Saya minta Kepala Dinas Sosial untuk turun langsung memverifikasi data masyarakat yang menyampaikan sanggahan terkait status desil penerima bantuan. Data yang belum akurat harus segera diperbaiki dan dilaporkan ke Kementerian Sosial agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak," tegasnya.
Menutup arahannya, Haerul Warisin mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat serta bijak dalam memanfaatkan teknologi komunikasi. Ia mengingatkan bahaya penyalahgunaan gawai yang dapat merusak tatanan sosial masyarakat.
"Gunakan gawai dan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat. Jangan sampai disalahgunakan untuk kegiatan yang merugikan diri sendiri dan keluarga, seperti judi online. Mari kita terus jaga kebersamaan, silaturahmi, dan keguyuban antar masyarakat di Kabupaten Lombok Timur ini," tutupnya.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten Lombok Timur, perwakilan Kementerian Agama, pengurus PKK, serta para jamaah umroh yang siap diberangkatkan.

