![]() |
| Peristiwa: Tim pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di kapal tongkang, (Foto: Istimewa/MP). |
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WITA tersebut langsung memicu respon cepat dari petugas pemadam kebakaran dan aparat gabungan setempat.
Guna mengendalikan kobaran api yang membakar tumpukan material batu bara, Pos PWK Damkar Sambelia menurunkan 1 unit armada, 1 unit dari pos Pringgabaya yang di terjunkan ke lokasi kejadian. Proses pemadaman juga mendapat dukungan penuh dari Tim Pos Induk Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur yang menerjunkan 2 unit armada untuk back up armada tambahan.
Upaya penanganan di lapangan dipimpin dan dipantau langsung oleh unsur Trantib Kecamatan Sambelia, Kanit Intel beserta anggota Polsek Sambelia, personil Satpol PP Kecamatan Sambelia, serta tim pengamanan internal (security) PT LED.
"Laporan masuk sekitar pukul 20.00 WITA dari Pj Kepala Desa Labuhan Lombok yang menelepon, tanpa pikir panjang anggota kami langsung menghubungi Kadis Damkarmat untuk mengerahkan tim pemadam", ujar M. Irwan Agus, Sekdis Satpol PP Kabupaten Lombok Timur via telepon, (5/9).
"Tidak sampai disitu, mengenai adanya titik api di atas tongkang batu bara. Anggota kami bersama tim pemadam langsung bergerak cepat untuk melokalisir perambatan api agar tidak meluas ke area dermaga lainnya", imbuhnya.
Karakteristik batu bara yang menyimpan panas tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Tim pemadam harus melakukan teknik pendinginan (cooling) secara intensif untuk memastikan tidak ada bara api tersembunyi di lapisan bawah tumpukan.
"Material batu bara memiliki sifat menyerap panas yang sangat kuat, sehingga proses pemadaman tidak hanya sekadar menyiram permukaan, tetapi harus dipastikan air meresap hingga ke celah terdalam. Tim gabungan terus berupaya maksimal mengendalikan situasi," tutur Agus.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan dan pemantauan area masih terus dilakukan oleh personil di lokasi guna mencegah munculnya kembali titik api (re-ignition).
Secara umum, kondisi di sekitar dermaga PT LED dilaporkan tetap aman, terkendali, dan kondusif. Penyebab pasti munculnya api pada tongkang batu bara tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

