Pemkab Lombok Timur Dorong Integrasi Data Perlinsos Digital

Rosyidin S
Selasa, September 15, 2026 | 21.09 WIB Last Updated 2026-09-15T13:11:32Z
Penghargaan: Sekertaris Daerah Lombok Timur, dr. Drs. H. Muhammad Juaini Taofik menyerahkan penghargaan secara simbolis, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur terus mengakselerasi perbaikan data kesejahteraan masyarakat dan efisiensi pelayanan publik. Melalui integrasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan sanggahan Perlinsos Digital, Pemkab Lombok Timur optimistis ketidaksesuaian data desil penerima bantuan sosial dapat diminimalisasi secara bertahap.


Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, saat membuka Sosialisasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di Ruang Rapat Utama II Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (15/9).


Juaini menjelaskan bahwa dengan jumlah penduduk Lombok Timur yang menembus angka 1,471 juta jiwa, potensi atau risiko kesalahan pencatatan data kependudukan memang cukup tinggi. Namun, pemanfaatan teknologi terkini diharapkan mampu menyelesaikan persoalan tersebut.


“Jumlah penduduk kita besar, jadi wajar ada risiko kesalahan pencatatan data yang juga besar. Karena sekarang sudah menggunakan Artificial Intelligence (AI), jadi InsyaAllah September atau minggu kedua Oktober, selaras dengan keterangan Menteri Sosial, informasi terbaru sekarang sudah menyentuh angka sepuluh koma sekian yang desil rendah,” ujar Sekda di hadapan jajaran OPD, BPJS, PT Pos Indonesia, RSUD, hingga perwakilan desa dan Puskesmas.


Ia menekankan pentingnya cakupan pengaktifan IKD sebagai fondasi utama pelayanan publik modern. Menurutnya, pemanfaatan IKD akan memangkas birokrasi dan mempercepat akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar.


“Ketika proporsi aktivasi IKD telah menyeluruh, maka akan lebih mudah memberikan pelayanan masyarakat. Ini tugas kita bersama hari ini. Andai persentase IKD tinggi akan mudah melayani warga kita, semakin mudah semakin cepat. Pintu masuk kita adalah IKD,” tegasnya.


Menanggapi tingginya indeks kepekaan digital masyarakat Lombok Timur yang menempati peringkat kedua se-Nusa Tenggara Barat setelah Kota Mataram, Sekda mengimbau para petugas pelayanan publik untuk menyikapi kritik maupun komentar warga di media sosial secara bijak dan profesional.


“Jangan khawatir. Karena itulah psikologis dan psikis antara kita yang melayani dan masyarakat yang dilayani. Jadi tidak usah baper, jangan cepat tersinggung. Niatkan sebagai ibadah, agar kita kuat. Ini merupakan investasi pelayanan untuk semua layanan,” imbuhnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Lombok Timur, Parihin, mengungkapkan adanya tren positif peralihan masyarakat dari KTP-el fisik menuju IKD yang tervalidasi. Peningkatan ini berdampak langsung pada kemudahan warga saat mendaftar program Perlinsos Digital.


Parihin merinci, capaian aktivasi IKD di Lombok Timur mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.


“Di awal koordinasi persentase IKD pada Desember lalu tervalidasi sekitar 1,6% dan saat ini melonjak menjadi 12,22%, yang artinya 120 ribu lebih penduduk telah tervalidasi IKD. Kami masih terus melakukan validasi terhadap masyarakat,” jelas Parihin.


Atas kerja keras dalam pembenahan administrasi kependudukan, Dinas Dukcapil Lombok Timur berhasil menorehkan prestasi 10 besar nasional dalam perekaman e-KTP, serta mewakili Kabupaten Lombok Timur di tingkat nasional pada penilaian Zona Integritas pelayanan publik.


Rangkaian kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada fasilitas kesehatan dan pemerintah desa yang berhasil meraih predikat terbaik dalam pelayanan adminduk tahun 2026, yakni RSIA Permata Hati, Desa Batuyang, Desa Montong Baan, Desa Pohgading Timur, serta Desa Beriri Jarak.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemkab Lombok Timur Dorong Integrasi Data Perlinsos Digital

Trending Now