![]() |
| Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka |
MANDALIKAPOST.com – Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) optimistis penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 mampu meningkatkan dampak ekonomi bagi Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga menembus angka Rp5 triliun.
Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka mengatakan, dampak ekonomi penyelenggaraan MotoGP terus menunjukkan tren positif. Pada 2024, dampak ekonomi tercatat mencapai sekitar Rp4,2 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp4,9 triliun pada 2025.
“Tahun 2024 itu Rp4,2 triliun, 2025 Rp4,9 triliun. Kita harapannya tahun ini bisa mencapai angka lima, lima koma sekian. Kita doakan sama-sama,” kata Troy pada Selasa (14/9/2026).
Ia menilai optimisme tersebut cukup beralasan, melihat tingginya animo masyarakat terhadap penjualan tiket MotoGP Mandalika tahun ini. Selain itu, sejumlah maskapai juga menambah penerbangan menuju NTB untuk mendukung mobilitas penonton selama gelaran MotoGP.
Beberapa maskapai yang menambah penerbangan di antaranya Garuda Indonesia, Pelita Air, TransNusa, dan Citilink.
Menurut Troy, peningkatan jumlah penerbangan dan tingginya animo penonton akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Tidak hanya sektor pariwisata, tetapi juga transportasi, perhotelan, kuliner, hingga usaha masyarakat.
“Kalau melihat animo tiket yang cukup positif, extra flight yang ditambah, itu menggerakkan pertumbuhan ekonomi secara baik,” ujarnya.
Di sisi lain, Troy mengungkapkan persiapan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Dengan waktu tersisa sekitar 25 hari, seluruh pihak akan memfokuskan perhatian pada tahap akhir persiapan dan eksekusi.
“Dukungan dan promosi sudah pasti. Saya rasa hype-nya harus lebih positif. Kita tinggal eksekusi. Delapan puluh persen sudah kita jalankan, kita menentukan dalam sisa 25 hari ke depan,” pungkasnya.

