![]() |
| Maulid: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin hadiri maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kalijaga Baru, (Foto: Istimewa/MP). |
Dalam sambutannya, Bupati menggarisbawahi posisi strategis Lombok Timur sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional. Berbagai komoditas utama seperti beras, jagung, daging sapi, daging ayam, telur, hingga sayur-mayur tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, tetapi juga berkontribusi menyuplai kebutuhan daerah lain.
Guna mempertahankan stabilitas produksi pangan tersebut, pemenuhan kebutuhan para petani menjadi fokus utama pemerintah daerah, terutama dalam hal kepastian ketersediaan pupuk bersubsidi dan perlindungan harga jual hasil panen.
“Sebagian besar petani di Lombok Timur memiliki lahan dengan luas yang sesuai dengan ketentuan untuk memperoleh pupuk subsidi. Hasil pertanian masyarakat juga harus dibeli sesuai dengan ketentuan harga yang berlaku. Jika ada pihak yang membeli di bawah harga ketentuan, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak terkait,” tegas H. Haerul Warisin.
Di samping sektor pertanian, sektor pembenahan infrastruktur jalan menjadi perhatian penting Pemkab Lombok Timur untuk memacu laju pertumbuhan ekonomi daerah yang kini mulai menunjukkan tren peningkatan. Menanggapi aspirasi masyarakat setempat, Bupati memastikan bahwa perbaikan jalan di wilayah Kalijaga siap direalisasikan secara bertahap.
“Untuk pembangunan jalan di wilayah Kalijaga pasti akan dikerjakan. Masyarakat harap bersabar dan menunggu proses yang telah direncanakan,” ujar Bupati.
Sebagai wujud keseriusan dalam membenahi konektivitas wilayah, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp200 miliar pada tahun 2027 khusus untuk pembangunan dan perbaikan jalan.
Selain pengaspalan, pemerintah daerah juga merencanakan pemasangan penerangan jalan umum di sekitar 8.000 titik. Penjabat Kepala Desa diimbau untuk segera mendata serta mengajukan titik-titik jalan yang membutuhkan perbaikan.
Bupati mengingatkan bahwa kelancaran pembangunan dan pelayanan publik sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban daerah.
“Kepatuhan membayar pajak sangat penting karena pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dimanfaatkan sepenuhnya untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di daerah kita,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan piatu. Bupati mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Timur sebagai instrumen penting dalam menyalurkan dana dari para muzaki untuk membantu kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.

