Perdana Gelar Kemah di Luar Pondok, MBS Selong Gembleng Karakter dan Kepemimpinan Santri

Rosyidin S
Rabu, September 09, 2026 | 08.24 WIB Last Updated 2026-09-09T00:24:27Z
Silat: Pengurus baru Tapak Suci Ponpes Muhammadiyah Bording School Selong, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com — Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Selong menggelar kegiatan perkemahan sekaligus pelantikan pengurus baru organisasi santri dan ekstrakurikuler di luar area pondok pesantren selam dua hari, Sabtu hingga Minggu, 5-6 September 2026 dua hari yang lalu.


Langkah inovatif yang baru pertama kali diadakan ini bertujuan untuk menyegarkan pikiran para santri sekaligus membentuk karakter kepemimpinan dan kemandirian yang kuat.


Kegiatan luar ruangan (outdoor) ini menjadi momentum penting bagi regenerasi kepengurusan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), serta pelantikan dua ekstrakurikuler anyar di SMA Muhammadiyah Selong, yakni Hizbul Wathan (HW) dan Tapak Suci.


Santri MBS Selong, Muhammad Al Ilal, mengungkapkan bahwa agenda ini menjadi sarana refreshing yang sangat dibutuhkan oleh para santri di tengah padatnya rutinitas keseharian pondok.


"Kegiatan di pondok itu padat sekali, mulai dari jam 3 subuh sampai larut sore. Menurut saya, santri butuh relaxing sejenak buat penyegaran pikiran," ujar Ilal saat ditemui di Selong, Selasa (7/9).


Selain sebagai sarana rekreasi, Ilal menilai pelantikan yang digelar di alam terbuka memberikan suasana dan inspirasi baru dibandingkan acara formal di dalam gedung yang biasa mereka lakukan.


"Kalau biasanya kan di dalam ruangan, kita kurang turun langsung di luar ruangan dan terlalu terpaku pada ruangan, jadi pikiran kurang berkembang. Di alam terbuka seperti ini, kita tidak terpaku lagi dan bisa mendapatkan lebih banyak inspirasi," tambahnya.


Pandangan senada disampaikan oleh santriwati Kelas 12 SMA Muhammadiyah Selong, Fitriyah Hardiyanti. Menurutnya, terobosan ini merupakan bagian dari ikhtiar besar pimpinan dan pembina pondok untuk membawa MBS Selong makin maju dan mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lain di Lombok Timur maupun Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pelajar: Pengurus baru Ikatan Pelajar Muhammadiyah Bording School Selong, (Foto: Istimewa/MP).

"MBS ingin maju, dan tidak mungkin hanya dengan kegiatan di dalam sekolah saja. Kita harus punya relasi dan pengalaman baru. Kalau biasanya di kelas kita cuma tahu teori, di sini kita bisa melihat langsung sambil praktik," jelas Fitriyah.


Fitriyah menambahkan, kegiatan ini melatih para santri untuk keluar dari zona nyaman, mengikis kecanggungan sosial, serta menggembleng rasa tanggung jawab dan kepemimpinan saat kelak berbaur dengan masyarakat luas.


"Di pondok biasanya semuanya sudah ada yang mengurus, termasuk tukang masak. Tapi di perkemahan kemarin, kami yang memasak dan mengatur waktu sendiri. Ini membentuk karakter kebersamaan, kepedulian sosial, serta rasa percaya diri. Yang terpenting, nilai ibadah tetap kami jalankan secara konsisten di mana pun kami berada," tegasnya.


Perubahan lokasi kegiatan yang melampaui wilayah perkotaan Selong ini dirasakan para santri sebagai amanah besar dari direktur dan pembina pondok. Fitriyah berharap agenda perkemahan dan pelantikan outdoor ini dapat terus berlanjut sebagai tradisi tahunan dengan berbagai inovasi baru di masa mendatang.


"Kami sangat berharap ini bukan yang terakhir, tapi yang pertama dari banyak kegiatan selanjutnya. Semoga estafet kepengurusan berikutnya bisa lebih kreatif dan membawa MBS Selong makin maju," pungkas Fitriyah.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perdana Gelar Kemah di Luar Pondok, MBS Selong Gembleng Karakter dan Kepemimpinan Santri

Trending Now