BAZNAS Lombok Timur Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pedagang Pasar Tenten, Bupati Tekankan Kebersihan dan Pengentasan Rentenir

Rosyidin S
Senin, Oktober 19, 2026 | 18.55 WIB Last Updated 2026-10-19T10:55:03Z
UMKM: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan modal usaha kepada puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pasar Tenten Gandor SMART, Selong, Senin (19/10). Kegiatan ini sekaligus meresmikan komunitas pedagang setempat sebagai UMKM binaan BAZNAS Kabupaten Lombok Timur.


Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, hadir secara langsung untuk meresmikan program bantuan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kejelian BAZNAS dalam mengintervensi ekonomi masyarakat hingga ke tingkat tapak.


"Ini adalah hal yang sangat bagus yang sama-sama kita saksikan. Tidak pernah sebelumnya masuk ke pasar-pasar, masuk ke rumah-rumah sempit," ujar Bupati Haerul Warisin.


Bupati berpesan agar para pedagang memanfaatkan bantuan modal sebesar Rp1,5 juta per orang tersebut secara bijak demi memperkuat struktur modal usaha, bukan untuk konsumsi atau membayar kewajiban lain. Langkah ini juga menjadi bagian dari ikhtiar Pemerintah Daerah untuk memutus mata rantai operasional rentenir yang kerap membebani para pedagang kecil.


"Dimanfaatkan dengan baik. Jika modal berkembang, jangan lupa sisihkan untuk zakat," pesannya kepada para penerima manfaat.


Selain berfokus pada penguatan ekonomi, Bupati Haerul juga memberikan penekanan kuat pada faktor kesehatan dan kebersihan lingkungan pasar. Ia menyoroti penumpukan sampah plastik di saluran air yang berisiko menjadi sumber penyakit. Untuk itu, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran khusus penanganan sampah dan meminta jajaran camat hingga lurah aktif turun tangan.


"Pemerintah sudah menyiapkan anggaran tambahan khusus untuk menangani sampah. Jangan sampai masyarakat abai," tegasnya.


Ia menambahkan bahwa program bantuan ekonomi ini melengkapi komitmen hadirnya pemerintah di tengah warga, yang sejak tahun 2025 telah merealisasikan berbagai program bantuan sosial lain, seperti penanganan warga sakit dan perbaikan perumahan.


Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Hamidi, melaporkan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS di bidang ekonomi yang bertajuk Mustahik Mandiri Sejahtera. Pada tahap ini, terdapat 60 pedagang Pasar Tenten yang terdaftar sebagai penerima bantuan modal yang bersumber dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).


"Alhamdulillah, pada hari ini sebanyak 60 orang pedagang yang berjualan di tempat ini mendapat bantuan dari BAZNAS Kabupaten Lombok Timur. Ini merupakan ikhtiar luar biasa dari Bapak Bupati untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat, khususnya para pedagang di pasar ini," jelas Hamidi.


Hamidi berharap dana ZIS yang disalurkan mampu mentransformasi ekonomi para pedagang sehingga di masa depan status mereka dapat berubah dari penerima zakat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzakki).


"Sesuai dengan programnya, diharapkan yang sekarang menerima, ke depan dapat menjadi pemberi. Itulah tujuan disyariatkannya zakat dalam Islam. Dengan zakat, insya Allah semua terangkat derajatnya, khususnya kaum muslimin," tambahnya.


Acara penyerahan bantuan dan peresmian UMKM binaan tersebut berjalan dengan penuh hikmat, turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pejabat setempat, di antaranya Kapolres Lombok Timur, Kepala Kejaksaan Negeri, perwakilan Dandim 1615, Kapolsek Selong, Camat Selong, serta Lurah setempat.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • BAZNAS Lombok Timur Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pedagang Pasar Tenten, Bupati Tekankan Kebersihan dan Pengentasan Rentenir

Trending Now