![]() |
| Marc Marquez |
MANDALIKAPOST.com— Ribuan warga Nusa Tenggara Barat (NTB) memadati ruas jalan Kota Mataram, Rabu (7/10/2026), untuk menyambut para pembalap MotoGP yang akan berlaga pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Parade dimulai dari Taman Sangkareang menuju Teras Udayana. Sejumlah pembalap turut ambil bagian, di antaranya Fabio Di Giannantonio, Franco Morbidelli, Marco Bezzecchi, Marc Marquez, Brad Binder, Maximo Quiles, Mario Aji, dan Veda Ega Pratama.
Para rider menyapa warga dengan melambaikan tangan dan sesekali membalas teriakan penggemar di sepanjang rute. Marc Marquez menjadi salah satu pembalap yang paling menarik perhatian.
Pembalap asal Spanyol itu mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat NTB. Ia mengetahui besarnya antusiasme penggemar MotoGP Indonesia melalui media sosial dan melihat langsung ribuan warga memadati rute parade.
Kedatangan Marquez ke Mandalika tahun ini juga membawa misi khusus. Ia ingin meraih hasil berbeda di Pertamina Mandalika International Circuit setelah belum pernah menyelesaikan balapan utama MotoGP di sirkuit tersebut.
Pembalap berjuluk The Baby Alien itu bertekad mengakhiri catatan buruk tersebut pada MotoGP Mandalika 2026.
“Saya akan berusaha memberi sesuatu yang berbeda kali ini. Kita berdoa semoga semuanya bisa lancar di Mandalika,” kata Marc Marquez.
Marquez mengajak penggemar menikmati seluruh rangkaian kegiatan dan menyaksikan persaingan para pembalap pada akhir pekan ini.
Selain menyapa warga, para rider diperkenalkan dengan budaya lokal melalui pertunjukan gendang beleq, alat musik tradisional khas Lombok. Mereka turut memukul gendang tersebut sebagai penanda dimulainya rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Kehadiran para pembalap menjadi magnet bagi masyarakat. Nuraini, warga Darek, Lombok Tengah, rela datang ke Mataram untuk melihat langsung pembalap idolanya.
“Saya penasaran dengan Marquez, jadi saya ingin lihat langsung. Anak saya juga penggemar Marc,” ungkapnya.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, mengatakan parade berlangsung lancar. Menurutnya, antusiasme masyarakat menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap MotoGP Mandalika.
“Respons masyarakat sangat positif. Parade ini bukan hanya menyapa penggemar, tapi juga menjadi ajang promosi budaya NTB ke mata dunia,” jelas Troy.
Ia menegaskan, MotoGP bukan sekadar balapan, melainkan juga ruang hiburan dan sarana memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
Troy berharap seluruh rangkaian MotoGP Mandalika 2026, yang berlangsung pada 9–11 Oktober, berjalan sukses dan lancar.
“Mudah-mudahan MotoGP tahun ini mendapat ridho Tuhan dan berlangsung lancar,” imbuhnya.
MotoGP Mandalika menjadi agenda tahunan sejak 2022. Pada edisi perdana, Miguel Oliveira keluar sebagai pemenang, disusul Francesco Bagnaia pada 2023.
Jorge Martin merebut kemenangan pada 2024. Sementara itu, Fermin Aldeguer dari BK8 Gresini Racing menjadi pemenang MotoGP Mandalika 2025.

