Terima Kunjungan Kerja Pemkab Pati, Bupati Haerul Warisin Paparkan Strategi Lombok Timur Bangun Pendidikan Bermutu

Rosyidin S
Kamis, Oktober 29, 2026 | 22.56 WIB Last Updated 2026-10-29T14:56:45Z
Kunker: Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah di ruang rapat Bupati, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, di Ruang Rapat Bupati Lombok Timur, Rabu (28/10) kemarin. 


Kunjungan studi tiru ini berfokus pada pertukaran strategi dan langkah konkrit dalam membangun sistem serta layanan pendidikan yang bermutu.


Rombongan tamu diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin yang didampingi Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik, beserta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 


Sementara itu, rombongan Kabupaten Pati dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, didampingi Ketua dan Anggota Komisi D DPRD Pati, serta Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran kepala bidangnya.


Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyambut hangat kedatangan jajaran Pemkab Pati dan mengapresiasi kolaborasi antar daerah dalam memajukan dunia pendidikan. Bupati memaparkan bahwa saat ini Kabupaten Lombok Timur membina sekitar 236.236 peserta didik di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud).


"Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus berkomitmen mendorong peningkatan mutu pendidikan hingga tingkat desa. Hal ini kami tempuh melalui penguatan digitalisasi pembelajaran, optimalisasi komunitas belajar di tingkat kabupaten hingga kecamatan, serta penularan praktik baik antar sekolah," ujar Haerul Warisin di hadapan rombongan Pemkab Pati.


Lebih lanjut, Bupati menjelaskan berbagai langkah strategis daerah, mulai dari sosialisasi dan advokasi kebijakan PAUD, pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar), hingga program pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk pemerataan prestasi sekolah.


Di sektor sarana dan prasarana, Lombok Timur memacu program revitalisasi satuan pendidikan pada tahun 2026. Revitalisasi dari anggaran APBN mencakup 235 lembaga PAUD, SD, dan SMP dengan nilai mencapai kurang lebih Rp127 miliar. Selain itu, porsi APBD, bantuan CSR sebesar Rp16 miliar, dan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD senilai Rp18 miliar disalurkan melalui 132 paket pekerjaan.


"Keberhasilan program revitalisasi ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen pimpinan daerah dengan memanfaatkan jejaring kementerian, Komisi X DPR RI, DPD, DPRD Lombok Timur, hingga dukungan mitra CSR seperti Happy Hearts Australia serta lembaga non-pemerintah (NGO) dan perguruan tinggi," tegasnya.


Guna memacu prestasi siswa, Pemkab Lombok Timur menerapkan kalender kompetisi tahun 2026, memfasilitasi ruang kompetisi mandiri maupun kolaboratif, serta menyiapkan reward khusus hasil kerja sama Dinas Dikbud dan BAZNAS.


Tak hanya fokus pada akademik, Pemkab Lombok Timur juga memberikan perhatian serius terhadap isu kekerasan di lingkungan pendidikan. Bupati menegaskan perlunya langkah preventif yang terintegrasi di seluruh lembaga formal maupun non-formal.


"Isu kekerasan seksual dan kekerasan terhadap anak bukan hanya persoalan pondok pesantren, melainkan tanggung jawab bersama di seluruh lembaga pendidikan. Penting bagi kita untuk memperkuat kolaborasi, mengimplementasikan panduan pencegahan secara tegas, serta menyertakan lembar pelaporan khusus dalam buku panduan agar setiap satuan pendidikan memiliki pedoman penanganan yang jelas," tambah Bupati.


Sementara itu terkait alokasi beasiswa daerah, Bupati mengungkapkan Pemkab Lombok Timur menerapkannya berbasis skala prioritas, seperti memberikan dukungan beasiswa bagi tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis.


Di samping sektor pendidikan, Bupati juga memberikan gambaran umum potensi daerah, mulai dari strategi pengelolaan pajak untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), potensi pariwisata, pertanian, kelautan dan perikanan, hingga percepatan pembangunan infrastruktur jalan, gedung serbaguna, dan masjid kabupaten.


Menanggapi pemaparan tersebut, Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan apresiasi dan kekagumannya atas berbagai inovasi kebijakan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.


"Kami sangat mengapresiasi langkah dan program pendidikan di Kabupaten Lombok Timur yang begitu komprehensif. Banyak hal baru dan ilmu bernilai yang kami dapatkan dari kunjungan ini, termasuk di antaranya pola penyertaan modal untuk pembangunan infrastruktur dan skema kolaborasi pendidikan yang belum diterapkan di daerah kami," ungkap Risma.


Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan diskusi interaktif antar pimpinan OPD kedua daerah guna mendalami mekanisme teknis pelaksanaan program, khususnya pada sektor tata kelola anggaran dan peningkatan mutu sekolah.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Terima Kunjungan Kerja Pemkab Pati, Bupati Haerul Warisin Paparkan Strategi Lombok Timur Bangun Pendidikan Bermutu

Trending Now