Iklan

Lomba Flash Opini, Pelajar NTB Nyatakan Perang Lawan Narkoba

MandalikaPost.com
Minggu, November 03, 2019 | 12:30 WIB Last Updated 2019-11-03T05:30:56Z
JUARA FLASH OPINI. Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud NTB, Fairuzabadi, Panitia Flash Opini, Ustadz Shafwan, Pemateri AMSI NTB M Tajir Asyjar bersama tiga juara lomba Flash Opini Anti Narkoba. 

MATARAM - Sejumlah pelajar di NTB menyatakan perang melawan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

“Kami dari SMK PPN Mataram mengajak teman-teman untuk perang melawan narkoba, karna narkoba adalah predator yang mengincar masa depan kita,” kata Muhammad Dimas Haryo Angkoso, salah seorang peserta flash opini  NTB Gemilang tanpa Narkoba yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi NTB, Sabtu (2/11) di Mataram. 

Kegiatan yang mendorong para siswa untuk memberikan pendapat terhadap upaya pemberantasan narkoba di NTB ini, diselenggarakan sejak pukul 08.00 wita dengan mengahdirkan narasumber dari BNN, Polda NTB dan media online.

“Kita ingin agar para siswa juga berani berpendapat dan terlibat dalam pemberantasan narkoba,” kata Fairuzabadi, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber dari Polda NTB, I Ketut Sukarja SH, memaparkan dengan gamblang dunia narkoba paling up to date. Mulai dari jenis-jenis narkoba, pola penyebaran, tantangan pihak kepolisian, hingga berapa dari siswa di NTB yang terpapar kasus Narkoba.

“Hidup ini indah jangan dirusak dengan narkoba,” begitu pesan pria kelahiran 1964 di Tegal Narungan Mengwi Bali ini. 

Denny Priady, S.Sos Narasumber BNNP NTB, menekankan kepada pentingnya penanganan para korban. Ia juga banyak bercerita tentang kasus-kasus narkoba terakhir yang terjadi diberbagai tempat.

Dalam sesi tanya jawab para pserta sangat antusias untuk melontarkan pertanyaan. Karena terbatasnya waktu hanya beberpa saja dari para siswa yang diberi kesempatan untuk menyampaikan uneg-uneg tentang narkoba.

Narasumber terakhir yang memberikan materi siang tadi adalah M Tajir Asyjar dari AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia) ini, menjelaskan secara detail, proses lahirnya sebuah opini.

Ia mendorong agar para siswa rajin menulis dan menulis. Pria kelahiran Ranggagata 1974 ini, dengan telaten menjawab pertanyaan para siswa peserta flash opini Say No To Narkoba.

Yang menarik dalam event flash opini NTB Gemilang Tanpa Narkoba ini, pemenang terbaik pertama, kedua dan ketiga diraih oleh siswi.

Tak satupun siswa yang tampil ke depan untuk menerima piagam dan hadiah, semuanya wanita. 

Tiga penulis opini terbaik tersebut adalah : Roro Diyan Chandra Putri dari SMA Negeri 4 Mataram sebagai terbaik pertama dengan judul opini  Generasi Terancam Narkoba. Terbaik kedua diraih  Alifia Putri Eldina dari SMA 2 Mataram dengan judul opini, Say No To Drugs. Dan terbaik ketiga dengan judul Narkoba No Prestasi yes oleh Milvina Dahliah dari SMKN 5 Mataram.

Fairuzabadi Kabid Kebudayaan berkenan memberikan Piagam penghargaan kepada para pemenang. (*)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lomba Flash Opini, Pelajar NTB Nyatakan Perang Lawan Narkoba

Trending Now

Iklan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, 

pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online