Tenun NTB Tampil di Muslim Fashion Festival Jakarta

MandalikaPost.com
Selasa, Februari 25, 2020 | 15.09 WIB Last Updated 2020-02-25T07:09:19Z
MUFFEST 2020.  Tenun khas NTB ikut tampil dalam gelaran Muslim Fashion Festival (Muffest) 2020 di Jakarta Convention Center. 

JAKARTA - Kain tenun khas Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai dilirik menjadi bahan fashion modern. Turut tampil di ajang Muslim Fashion Festival (Muffest) 2020, di Jakarta Convention Center (JCC), busana muslim berbahan kain tenun NTB sempat memukau pengunjung.

Ketua Dekranasda NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengatakan,  keikutsertaan tenun NTB di ajang Festival busana berskala nasional seperti Muffest sangat efektif, dan menjadi bukti bahwa kain tenun NTB memiliki daya tarik tersendiri di kalangan pelaku fashion.

Niken menilai kain tenun NTB mampu bersaing di kancah nasional. Karena itu, pihaknya kini terus menggencarkan pemberdayaan serta pengembangan produk tenun bagi para pengerajin di NTB.

"Apalagi, di tahun 2025 Indonesia akan ditargetkan menjadi kiblat fashion muslim dunia. Kami sudah mempersiapkan diri dengan memberi pelatihan kepada para pengerajin tenun, penjahit, desainer dan pemilik modal, sebagai langkah pemasalan tenun NTB ready to wear menuju pusat fashion muslim dunia," kata Niken di sela kegiatan Muffest di Jakarta.

Ketua Dekranasda NTB, Hj Niken Saptarini Zulkieflimansyah mengenakan busana muslim berbahan kanin tenun NTB dalam Muffest 2020 di Jakarta.

Istri Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu berharap, agar para desainer lokal maupun nasional mulai memperhatikan tenun tradisional, serta menjadikannya sebagai busana siap pakai di keseharian.

Menurutnya, ke depan kain tenun harus mampu ditampilkan dalam wujud busana muslim bergaya ready to wear dengan gaya yang elegan dan kekinian. 

"Brand mode tenun NTB sedang kami rencanakan bersama desainer, agar nantinya bisa digunakan oleh semua lapisan masyarakat dengan nyaman," katanya.

Desainer kondang, Irna Mutiara mengaku memilih tenun NTB sebagai bahan baku busananya ke ajang muslim Fashion Festival kali ini, karena kekhasan yang dimiliki tenun NTB.

"Tenun NTB materialnya sangat, tebal, nyaman untuk busana ready to wear, dengan model busana muslim. Tenun NTB juga memiliki motif unik yang selalu mengangkat budaya setempat berbeda. Misalnya saja, tenun Sukarare Lombok, Tenun Sasambo, Sandikala hingga Tebe Nggoli di Bima," terang Irna.

Desaian karya Irna di ajang Muffest 2020 mengangkat tema Mandalika yang disesuaikan dengan tema utama Sustainable. Dimana sisa rajutan kain dari para penenun lokal, digunakan kembali untuk dirancangnya sebagai selendang, manset jilbab hingga sarung tangan.

"Busana muslim ready to wear ini simple namun elegant, didominasi warna-warna pastel, dusty pink, hijau mint dan putih bercorak unik variatif," jelasnya.

Pada ajang Muslim Fashion Festival 2020, selain rancangan karya Irna Mutiara berbahan dasar kain Tenun NTB juga  menampilkan rancangan dari 117 desainer kenamaan Indonesia lainnya, seperti Ivan Gunawan, Itang Yunasz, serta Hannie Hananto. (*)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tenun NTB Tampil di Muslim Fashion Festival Jakarta

Trending Now