Iklan Yamaha

Kerjasama dengan A-PAD, NTB Perkuat Manajemen Kebencanaan di Sektor Pariwisata

MandalikaPost.com
Selasa, Januari 19 | 19.15 WIB

MANAJEMEN KEBENCANAAN. Sekda NTB Drs H Lalu Gita Ariadi bersama Direktur A-PAD Indonesia Sinta Kaniawati, Ketua PHRI NTB Ni Ketut Wolini, dan Kepala BPBD NTB, Ir. I Gusti Bagus Sugihartha.    


MATARAM - Pemerintah Provinsi NTB menjalin kerjasama dengan Asia Pacifik Alliance for Disaster Management (A-PAD) Indonesia dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk memperkuat manajemen kebencanaan di sektor pariwisata.


Naskah kerjasama ditandatangani bersama, Selasa (19/1/2021) di Ruang Rapat Anggrek, Kantor Gubernur NTB, di Kota Mataram. Penandatanganan naskah kerjasama dihadiri Sekda NTB Drs H Lalu Gita Ariadi, Direktur A-PAD Indonesia Sinta Kaniawati, Ketua PHRI NTB Ni Ketut Wolini, dan Kepala BPBD NTB, Ir. I Gusti Bagus Sugihartha.    


Sekda NTB Drs H Lalu Gita Ariadi mengatakan, Provinsi NTB sebagai salah satu daerah yang memiliki banyak destinasi pariwisata sudah seharusnya memiliki manajemen kebencanaan pariwisata. 


"Selama ini dalam konteks kebencanaan orientasinya hanya kepada penduduk lokal. NTB yang memiliki banyak destinasi pariwisata sudah seharusnya ada menajemen kebencanaan pariwisata," ujar Gita.


Menurutnya, untuk memperkuat manajemen kebencaaan di sektor pariwisata maka berbagai fasilitas di dalam daerah juga harus mendukung, seperti transportasi darat, air dan udara, serta kesehatan. 


"Berbagai hal harus diperhatikan, mulai dari transportasi dan kesehatan di destinasi parawisata, sehingga apabila terjadi suatu bencana maka NTB dapat menjadi tempat pertolongan pertama," katanya.


Selain itu, hal yang perlu diperhatikan juga adalah kontruksi pembangunan hotel yang harus sesuai standar kebencanaan. Menurut  Gita, untuk membangun hotel dan restoran di NTB, konstruksi bangunan sudah menjadi hal yang harus diperhatikan.


“Apakah suatu bangunan dapat tahan dengan gempa dan sebagainya," jelasnya. 


Direktur A-PAD Indonesia, Sinta Kaniawati mengatakan sinergitas dengan Provinsi NTB sebagai langkah strategis A-PAD sebagai network kebencanaan di Asia Pasifik. 


"Komitmen kami untuk terus mendukung dan memberdayakan potensi lokal yang ada di NTB. Fokus kami pada industri pariwisata, karena pariwisata juga sebagai salah satu tulang punggung bagi pemerintah Indonesia dalam memajukan perekonomian," katanya.


Sinta mengungkapkan bahwa A-PAD dapat terus bersinergi dengan NTB sebagai bentuk saling tolong-menolong dalam memajukan pembangunan daerah. 


"Kami berharap dapat terus bersinergi untuk membantu pembangunan di daerah NTB termasuk masyarakat lokal," ujarnya.


A-PAD merupakan organisasi global yang berfokus pada penanganan bencana, baik saat tanggap darurat maupun pemulihan. Kegiatan inti organisasi ini antara lain memperkuat jaringan untuk Pengurangan Risiko Bencana, meningkatkan kesadaran Pengurangan Risiko Bencana dan Penanggulangan Bencana, mendorong dan memotivasi warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan Pengurangan Risiko Bencana, dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam Pengurangan Risiko Bencana khususnya di kawasan Asia Pasifik.



Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPBD NTB, Ir. I Gusti Bagus Sugihartha mengatakan, Pemprov NTB akan terus mengupayakan agar dapat memberikan informasi kepada wisatawan yang berkunjung, bahwa NTB aman dari kebencanaan. 


"Kita akan terus berupaya bagaimana memberikan informasi kepada para wisatawan bahwa NTB ini aman dari kebencanaan. Tetapi kebencanaan memang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadinya," jelasnya.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kerjasama dengan A-PAD, NTB Perkuat Manajemen Kebencanaan di Sektor Pariwisata

Trending Now

Iklan