Dinas Pariwisata NTB Kembali Fasilitasi Vaksinasi untuk Pelaku Wisata, Target 1.500 Bulan Ini

MandalikaPost.com
Kamis, Maret 25, 2021 | 17.48 WIB Last Updated 2021-03-25T09:48:54Z

Vaksinasi Covid-19 untuk pelaku wisata yang digelar Dispar NTB di gedung Serbaguna RSJ Mutiara Sukma NTB, Selagalas, Kota Mataram.

 

MATARAM - Dinas Pariwisata NTB terus berupaya mempercepat sebaran vaksinasi Covid-19 untuk pelaku wisata. Ditargetkan setidaknya 1.500 otrang pelaku wisata bisa menerima vaksinasi sepanjang Maret 2021.


"Ya kita upayakan percepatan sebaran vaksin Covid-19, khususnya untuk pelaku wisata. InsyaAllah sampai akhir Maret nanti setidaknya target kita 1.500 pelaku sudah menerima vaksinasi," kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, H Lalu Moh Faozal, di sela kegiatan vaksinasi pelaku wisata, Kamis (25/3) di gedung serbaguna RSJ Mutiara Sukma NTB, Selagalas, Kota Mataram.


Dalam kegiatan vaksinasi tersebut, sebanyak 120 orang pelaku wisata menerima vaksinasi. Mereka terdiri dari anggota assosiasi seperti AHM, INCCA, HPI, ASITA, IHGMA, staf hotel dan staf Air Asia. Sementara 70 orang lainnya akan menjalani vaksinasi di tempat yang sama pada Jumat (26/3).


Sebelumnya, pekan lalu Dinas Pariwisata NTB juga sudah memfasilitasi vaksinasi Covid-19 untuk sekitar 240 pelaku wisata yang digelar di kantor Dispar NTB. 


Vaksinasi Covid-19 untuk pelaku wisata yang digelar Dispar NTB di gedung Serbaguna RSJ Mutiara Sukma NTB, Selagalas, Kota Mataram.

Faozal mengatakan, kegiatan yang sama akan dilaksanakan di kawasan Mandalika, Lombok Tengah pada Sabtu (27/3).


"Untuk Mandalika 500 orang siap kita vaksin, Sabtu nanti. Kemudian pekan depan, Rabu kita laksanakan juga untuk 300 orang di Mataram. Jadi totalnya sekitar 1.500 lebih bulan ini yang sudah menerima vaksin," katanya. 


Faozal mengatakan, vaksinasi untuk pelaku wisata ini merupakan langkah strategis yang dilakukan untuk pemulihan sektor pariwisata di masa pandemi. Sebab, selain penerapan SOP Protokol Kesehatan dan sertifikasi CHSE, vaksinasi juga menambah kepercayaan dan keyakinan calon wisatawan yang hendak berkunjung ke sebuah destinasi.


"Jadi kita terus jalan, baik penerapan prokes di destinasi, sertifikasi CHSE untuk industri (pariwisata), dan kini vaksinasi. Sehingga saat border dan pintu masuk wisatawan kembali dibuka, kita di Lombok NTB juga sudah siap menerima kunjungan," ujar Faozal.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dinas Pariwisata NTB Kembali Fasilitasi Vaksinasi untuk Pelaku Wisata, Target 1.500 Bulan Ini

Trending Now