Iklan BNS

WSBK, Jangan Sampai Orang Luar Kecipratan Berkah, Kita Masih Bertanya Dapat Apa?

MandalikaPost.com
Kamis, November 25 | 16.09 WIB
Penulis : Karman BM (*)

SEBUAH spanduk bertuliskan "WSBK Mandalika Pulau Sumbawa dapat Apa?" belakangan  beredar di beberapa grup media sosial. Nampaknya mobile banner (spanduk berjalan), itu difoto di beberapa titik oleh orang-orang yang diduga sama, lalu diviralkan seolah-olah kelihatan massif. 


Dan memang itu kesannya, karena sosmed memberikan ruang hal-hal serupa.


Yang menarik tulisan pada spanduk. Temanya sangat menggugah dan harus dipikirkan jawabannya oleh semua orang tanpa kecuali. Eksskutif, legislatif, atau masyarakat sipil baik tingkat Provinsi sampai ke desa-desa.


The Mandalika, destinasi wisata yang dikembangkan oleh BUMN ITDC adalah projek prioritas nasional yang dirintis berpuluh tahun lalu, bukan projek dongeng Roro Jonggrang yang mampu membangun candi megah dalam hitungan jam. 


Proyek Mandalika melibatkan banyak stakeholder pemerintah daerah dan pusat. Sampai kemudian menjadi hari ini, gemuruh dan semaraknya dinikmati oleh miliaran manusia di dunia. 


Perhatian semua orang sedang tertuju pada sirkuit Mandalika. Persis seperti legenda putri yang menjadi latar belakang penamaan lokasi tersebut. Putri cantik yang memiliki aura kecantikan menebar kemana-kemana sehingga semua pangeran dari penjuru nusantara berebut mempersuntingnya.


Kembali ke WSBK Mandalika yang sukses berkat tangan dingin Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah dan jajaran Forkopimda NTB.


Dari pengamatan saya sampai detik saya menulis ini, saya masih banyak menyaksikan video-video pendek dari pekerja wisata Lombok, menceritakan tamu-tamu, wisatawan yang sedang memadati tempat belanja oleh-oleh, wisata pantai, dan sebagainya. 


Tak sedikit juga memposting keluhan, seperti terbatasnya akomodasi, naiknya harga-harga gegara WSBK, jalanan macet dan sebagainya.


Artinya, dari posting-postinga pekerja wisata di sosmed itu perlu juga memjadi tema pembicaraan dalam seminar-seminar dan juga rapat-rapat evaluasi oleh pemerintah.


Jadi pertanyaanya #Pulau Sumbawa Dapat Apa? Harus juga dibuat pertanyaan serupa, Lombok Barat dapat apa? Lombok Timur dapat apa? Dan yang bisa jawab pemerintah daerah di tempat masing-masing. 


Supaya kita tak jadi penonton saja di tengah perebutan cinta putri Mandalika. 


Jangan sampai orang luar sudah menemukan celah berkah, kita masih bertanya kita dapat apa ?.


Ini kesempatan menata kekurangan, menjaga kepercayaan Presdien Jokowi dan pemerintah pusat, untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. 


(*) Penulis adalah Aktivis Kepemudaan, Tinggal di Jakarta.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • WSBK, Jangan Sampai Orang Luar Kecipratan Berkah, Kita Masih Bertanya Dapat Apa?

Trending Now

Iklan