Iklan BNS

Gunung Rinjani, Gunung Favorit Bagi Pendaki Prancis Saat Ini

Rosyidin
Minggu, Agustus 28, 2022 | 15.12 WIB
PARIWISATA: Wisatawan Asing Saat Registrasi Di Post TNGR Resort Sembalun. (Foto, (Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com - Seiring diberlakukannya  kuota pendakian ke gunung Rinjani dibuka normal (100%), Rabu 27 Juli 2022. Kunjungan wisatawan ke gunung nomer dua di Indonesia ini terlihat peningkatan begitu signifikan.

Keberadaan Gunung Rinjani masih menjadi favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena Rinjani memiliki puncak seintggi 3.726 meter diatas pemukaan laut (mdpl), Di sana juga terdapat danau Segara Anak di gunung Baru Jari dan sumber air panas Aik Kalak.

Gunung Rinjani tidak hanya diminati oleh para pendaki wisatawan lokal saja, akan tetapi wisatawan macanegara pun  tidak mau ketinggalan.

Hal tersebut, bisa di lihat dari jumlah kunjungan wisatawan asing dari berbagai negara saat ini kembali mulai ramai bekunjung ke Rinjani.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Mataram, Dedy Asriadi menyebutkan sejak dibuka pendakian bulan Maret hingga Juli 2022, tercatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1.358 orang pendaki.

Para pendaki asing ini, didominasi dari 3 negara dengan wisatawan terbanyak yakni dari Prancis, Belanda dan Australia.

Adapun jumlah wisatawan asing dari masing-masing negara sebagai berikut. Prancis sebanyak 335 orang pendaki, Belanda sebanyak 225 orang pendaki, Australia sebanyak 215 orang pendaki, Jerman sebanyak 154 orang pendaki, Malaysia sebanyak 127 orang pendaki, Denmark sebanyak 110 orang pendaki, Singapura 103 orang pendaki dan Belgia sebanyak 89 orang pendaki.

"Jumlah kunjungan ini, dilihat berdasarkan rekapan kunjungan yang terdata di aplikasi e-Rinjani", jelasnya.

WISATA: Jumlah Kunjungan Wisatawan Asing, Dari Periode Maret Hingga Juli 2022. (Foto, BTNGR/MP).

Bagi wisatawan mancanegara, lanjut Dedy yang ingin atau melakukan pendakian ke Gunung Rinjani. Mereka diwajibkan untuk menggunakan jasa Trekking Organize (TO) yang sudah resmi terdaftar di TNGR.

"Bagi wisatawan asing itu, harus menggunakan jasa TO. Tentunya TO yang resmi, yang terdaftar di gunung Rinjani", tegas Dedy.

Untuk diketahui, wisata pendakian Gunung Rinjani sudah dibuka kembali normal dengan kuota 100 persen per 27 Juli 2022.

Demikian juga dengan durasi pendakian gunung Rinjani yang diperpanjang menjadi 4 hari 3 malam dari semula yang hanya 3 hari 2 malam.

Hal itu sebelumnya sudah diumumkan oleh Kepala BTNGR Mataram, Dedy Asriadi melalui Surat Edaran Plt. Direktur Jenderal KSDAE Nomor: SE.4/KSDAE/PJLKK/KSA.3/6/2022 tanggal 30 Juni 2022 perihal Pelaksanaan Reaktivasi Kunjungan Wisata Alam pada Kawasan Konservasi Dalam Kondisi Transisi Akhir Covid 19.

Meski kouta kunjungan normal, Dedy tetap mengingatkan. Agar semua aktivitas pendakian pada destinasi wisata alam pendakian TNGR mengikuti Revisi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pendakian berdasarkan Surat Keputusan Kepala Balai TN Gunung Rinjani Nomor SK.19/T.35/TU/KSA/3/2022.

"Meski kouta pendakian kembali normal seperti bisanya, wisatawan wajib hukumnya mematuhi pedoman SOP pendakian di Gunung Rinjani", pungkasnya.

Kemudian jam pelayanan wisata pendakian Gunung Rinjani, Senin-Minggu (Cek in 07.00-15.00 WITA dan cek out 07.00-17.00 WITA, atau konfirmasi dengan petugas.

Dan Jam kunjungan atau pelayanan pada destinasi wisata alam Gunung Rinjani non pendakian, Senin-Minggu (09.00 - 15.00 WITA).

Registrasi atau booking online kunjungan wisata alam pendakian dapat dilakukan melalui aplikasi eRinjani yang dapat diunduh di Playstore pada tanggal 27 Juli 2022, mulai pukul 05.00-20.00 WITA

WISATA: Wisatawan Asing Antri Saat Registrasi Di Post Resort Sembalun. (Foto, Rosyidin/MP).






Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gunung Rinjani, Gunung Favorit Bagi Pendaki Prancis Saat Ini

Trending Now

Iklan