Iklan BNS

Pawai Kendaraan Listrik, Pemprov NTB dan PLN Dorong Pertumbuhan Kendaraan Listrik

Panca Nugraha
Selasa, September 27, 2022 | 12.43 WIB

 

Wagub NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah saat meresmikan SPKLU PLN di Kantor Dinas Perhubungan NTB, di Kota Mataram.

MANDALIKAPOST.com - Pawai kendaraan listrik digelar Pemprov NTB melalui Dinas Perhubungan NTB di Mataram, Jumat 16 September 2022 di Kota Mataram. Mendukung program zero waste, NTB Green, dan pemanfaatan energi ramah lingkungan di daerah, Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong pertumbuhan kendaraan listrik.


Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, pemanfaatan kendaraan listrik merupakan langkah pertama untuk peduli lingkungan.


"Kita harus mulai dari hal-hal yang kecil seperti kepedulian terhadap lingkungan, menggunakan kompor listrik, kendaraan listrik dan segala hal yang bisa mengurangi emisi gas kaca," katanya.


Langkah ini menurutnya penting, untuk mulai menggugah kesadaran kolektif masyarakat. Apalagi NTB juga tengah mendorong program industrialisasi, di mana produksi motor dan sepeda listrik terus dilakukan di sektor UMKM dan sekolah kejuruan.


SMKN 3 Mataram misalnya, sudah mampu menciptakan mobil balap listrik dan Cidomo Listrik yang berhasil ikut dalam kontes Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022 yang digelar di Jakarta Convention Center. 


Wagub Rohmi mengapresiasi rangkaian kegiatan Harhubnas yang diselenggarakan oleh Dinas perhubungan NTB tahun ini.


"Saya apresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Dinas Perhubungan NTB beserta stakeholder yang menjadi mitra Dishub NTB dalam memberikan inovasi terbaik untuk NTB," tukasnya.


Pawai kendaraan listrik dalam rangkaian Harhubnas yang digelar Dinas Perhubungan Provinsi NTB, di Kota Mataram.

Pawai kendaraan listrik, Jumat 16 September 2022, berpusat di kantor Dishub NTB, di Kota Mataram. Sedikitnya, 50 unit kendaraan listrik mulai dari sepeda listrik, motor listrik meramaikan kegaiatan ini. Kegiatan juga diisi dengan pembagian paket sembako untuk masyarakat terdampak kenaikan BBM, dan peresmian SPKLU milik PLN.


Kadishub NTB, H Lalu Moh Faozal menyampaikan, ada beberapa kegiatan yang sudah dilakukan Dishub sebagai rangkaian kegiatan Harhubnas tahun ini.


"Pawai kendaraan listrik ini dilakukan agar masyarakat kita mengenal dan bisa tertarik untuk beralih ke kendaraan listrik. Ini juga bagian dari kampanye energi ramah lingkungan di NTB," kata Faozal.

Kegiatan lainnya, itu antara lain seperti sosialisasi hambatan samping, penegakan hukum, bakti sosial, simulasi keselamatan pelayaran di sekolah menengah atas dan perguruan tinggi.


"Karena melihat angka kematian akibat lakalantas di 2021 sangat tinggi dengan adanya sosialisasi ini sebagai langkah untuk mengurangi kejadian yang tidak kita inginkan di masyarakat," katanya.


Faozal menambahkan, puncak Harhubnas 2022 yang jatuh pada 17 September 2022 akan diselenggarakan di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur.


"Tahun ini puncak Harhubnas kita gelar di Kayangan. Tahun lalu diselenggarakan di Lembar, Lombok Barat, alhamdulillah di Lembar pembangunan sudah mau selesai termasuk keluar masuk disana sudah rapi," ujarnya.


Perkembangan ekosistem kendaraan listrik di NTB terbilang cukup pesat. PLN NTB juga terus berkomitmen dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik.


Diawali oleh peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum yang pertama di NTB oleh Wakil Gubernur, Sitti Rohmi Djalillah di bulan Januari 2022 lalu dan berkolaborasi dengan berbagai pihak yang terkait, PLN kembali memberikan dukungannya terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui penandatanganan MoU tentang Program promosi Bersama Kendaraan Listrik  dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah NTB.


General Manager PLN NTB, Sudjarwo mengatakan, MoU ini merupakan langkah awal dalam sinergi dan kerja sama antar PLN dan Brida NTB untuk bersama menyukseskan program transisi energi melalui pemanfaatan kendaraan listrik. 


“Sebagai pusat riset dan inovasi, Brida NTB memiliki peran yang strategis dalam pengembangan kendaraan listrik di NTB.Untuk itu, kolaborasi ini akan menjadi satu langkah yang substansial dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi, keahlian, dan fasilitas yang dimiliki oleh masing masing pihak," ujar Djarwo.


Ia mengaku, bahwa keseriusan PLN dalam membangun ekosistem kendaraan listrik ini telah terbukti dengan telah terbangunnya beberapa titik SPKLU tersebar di NTB.


Saat ini tercatat sebanyak tiga titik SPKLU terbangun di NTB,  yaitu di  kantor PLN UP3 Mataram (Jalan Adi Sucipto), PLN UIW NTB (Jalan Langko) dan Kantor Dinas Perhubungan NTB. 


PLN juga telah merencanakan penambahan SPKLU di empat lokasi strategis, yaitu dua Unit SPKLU masing-masing di kawasan KEK Mandalika dan Kantor Perum Damri 50 kW serta dua Unit SPKLU kapasitas 7,5 kW di SMK3 Mataram dan Kantor Gubernur NTB.


Selain itu, PLN juga telah membangun SPLU sebanyak 177 titik di lokasi tersebar yang dipastikan jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya pengguna kendaraan listrik di NTB. 


“Satu unit SPKLU juga akan kami tempatkan di kantor Brida NTB, sebagai tindak lanjut dari MoU yang ditandatangani hari ini. Dengan demikian, banyak titik SPKLU, kami berharap banyak masyarakat yang kemudian akan segera beralih menggunakan kendaraan listrik," jelas  Djarwo. 


Tak hanya dengan Brida NTB. PLN juga menandatangani MoU dengan PT Icon+ terkait Sinergi Pemasaran,  Perencanaan, Pembangunan dan Pengembangan Infrastruktur Aset Ketenagalistrikan untuk Telematika di NTB.


Kegiatan penandatangan kerjasama dilakukan bersamaan dengan Customer Gathering yang dilakukan di atas kapal Phinisi di Teluk Kodek, Lombok Barat.


"Kerjasama itu, menyangkut pemasaran bundling product untuk layanan ketenagalistrikan bagi masyarakat NTB," tandas Djarwo.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pawai Kendaraan Listrik, Pemprov NTB dan PLN Dorong Pertumbuhan Kendaraan Listrik

Trending Now

Iklan