KPAI Sebut Indonesia Darurat Pornografi Anak dalam 3 Tahun Terakhir

MandalikaPost.com
Sabtu, Juni 01, 2024 | 17.39 WIB Last Updated 2024-06-01T09:39:38Z

KPAI Sebut Indonesia Darurat Pornografi Anak dalam 3 Tahun Terakhir.


MANDALIKAPOST.com -  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai bahwa Indonesia tengah mengalami darurat pornografi anak. Hal itu terlihat dari banyaknya produksi video asusila dengan subjek anak di bawah umur.


"KPAI menyebut tiga tahun terakhir adalah situasi darurat pornografi yang kemudian diikuti dengan berbagai pengungkapan aparat penegak hukum," kata Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah.


Ai Maryati mengatakan, saat ini anak-anak sangat rentan menjadi subjek dalam industri haram tersebut. Hal tersebut dia katakan setelah Polda Metro Jaya mengungkap kasus penjualan konten pornografi anak melalui sosial media X dan grup aplikasi chating telegram.


"Yang menunjukan bahwa kompleksitas anak-anak kita masuk di dalam industri pornografi ini sudah sangat meluas dan bahkan masuk antar berbagai negara," katanya.


Menurutnya, hal itu menjadi tugas bersama antara pemerintah dengan elemen masyarakat. Anak-anak, kata Ai Maryati, harus dilindungi, termasuk dari tindak kejahatan industri video porno.


"Saya ingin mengatakan bahwa ini indikasi yang sangat besar anak-anak masuk menjadi talent, menjadi objek pornografi di dalam percaturan industri seks yang masuk di dalam pornografi anak," katanya.


"Ini tantangan kita, padahal 2045 kita semua mungkin sudah entah di dunia mana, dan mereka yang akan justru menjadi pemimpin di negara tercinta ini," sambungnya



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • KPAI Sebut Indonesia Darurat Pornografi Anak dalam 3 Tahun Terakhir

Trending Now