Jalan Pusuk Sembalun Licin Pasca Longsor, Petugas Gabungan Semprot Sisa Lumpur untuk Keamanan Pengendara

Rosyidin S
Senin, Januari 26, 2026 | 16.24 WIB Last Updated 2026-01-26T08:24:27Z
Bersih: Tim Gabungan Muspika Kecamatan Sembalun membersihkan sisa matrial longsor di jalan Pusuk Sembalun, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Pemerintah Kecamatan Sembalun bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Lombok Timur bergerak cepat membersihkan sisa material tanah longsor yang menempel di badan jalan utama Pusuk Sembalun, Senin (26/1). Langkah ini diambil guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas akibat jalanan yang licin.


Camat Sembalun, Suherman, S.STP, MM mengungkapkan bahwa pembersihan manual menggunakan armada Damkar ini merupakan inisiatif spontan setelah adanya laporan pengendara yang terpeleset di lokasi tersebut. 


Meski material longsor utama sudah dievakuasi oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) menggunakan alat berat, sisa tanah yang terkena air hujan menciptakan lapisan lumpur yang berbahaya di area tikungan dan turunan.


"Tadi malam ada hujan gerimis, itu mengakibatkan sisa-sisanya (tanah) belum bersih total. Saya minta naik untuk dibersihkan supaya pengendara aman, karena lokasinya di turunan dan tikungan. Kebetulan tadi sudah ada satu pengendara yang jatuh di belakang saya," ujar Suherman saat dikonfirmasi via telepon.


Mengingat frekuensi longsor yang cukup tinggi, sudah terjadi dua kali dalam sepuluh hari terakhir (tanggal 15 dan 24 Januari). Suherman berencana mengusulkan agar alat berat disiagakan (standby) di wilayah Sembalun, berkaca pada pola penanganan tahun-tahun sebelumnya.


"Sementara ini koordinasi kami lewat BPBD Lombok Timur. Karena sudah dua kali kejadian, kami berkoordinasi dengan beliau (Kalak BPBD) yang langsung menyambung ke BPJN. Alhamdulillah sehari langsung tertangani. Ke depan, jika intensitas hujan meningkat, kita minta alat berat standby supaya penanganan lebih kencang," tambahnya.


Secara terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi, menegaskan bahwa pihaknya tengah mendorong BPJN melalui BPBD Provinsi NTB untuk menyiagakan alat berat selama fase cuaca ekstrem ini.


"BPBD Lombok Timur mendorong BPJN untuk menstandbykan alat berat selama masa tanggap darurat. BPJN bisa menarik alatnya kembali kalau kita sudah keluar dari fase itu. Seperti tahun kemarin, kalau tanggap daruratnya satu atau dua bulan, alat berat standby di sana bersama operatornya," jelas Lalu Muliadi.


Selain ancaman longsor, BPBD juga fokus pada mitigasi pohon tumbang. Rencananya, minggu ini akan dilakukan pemangkasan ranting di titik-titik rawan.


"Kita akan lihat perkembangannya. Minggu ini kami bersama tim akan melakukan pemangkasan ranting pohon yang kita petakan rawan tumbang," imbuhnya.


Berdasarkan data BMKG, cuaca ekstrem diprediksi berlangsung hingga 27 Januari 2026. Saat ini, kondisi Sembalun terpantau mendung pekat dengan kabut dan gerimis intensitas rendah.


Pemerintah memberikan poin-poin himbauan bagi warga dan wisatawan terutama bagi mereka yang hendak bepergian ke Sembalun maupun dari Sembalun sendiri yang akan melewati jalan Pusuk Sembalun.


 1. Waspada Berkendara: Pengendara diminta ekstra hati-hati saat melintasi jalur Pusuk yang licin dan berkabut.

 2. Kurangi Mobilitas: Warga dihimbau berdiam diri di rumah jika tidak ada urusan mendesak hingga cuaca membaik.

 3. Waspada Banjir: Warga di bantaran sungai diminta waspada terhadap potensi banjir rob dan luapan air.

 4. Gotong Royong: Masyarakat diajak membersihkan infrastruktur seperti gorong-gorong dari tumpukan sampah untuk mencegah sumbatan air.


"Masyarakat diharapkan tetap tenang, jangan panik, dan selalu mematuhi informasi resmi dari pemerintah, baik melalui BMKG maupun BPBD," tutup Lalu Muliadi.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jalan Pusuk Sembalun Licin Pasca Longsor, Petugas Gabungan Semprot Sisa Lumpur untuk Keamanan Pengendara

Trending Now