![]() |
| Dok: F-Onesport, Ilustrasi (Foto: Istimewa/MP). |
MANDALIKAPOST.com – Salah satu kompetisi lari ultra trail paling bergengsi di Asia Tenggara, Rinjani 100 Ultra, resmi mengumumkan kembalinya ajang edisi ke-14 yang akan digelar pada 1-3 Mei 2026.
Tahun ini, Gunung Rinjani tidak hanya menawarkan keindahan lanskapnya, tetapi juga tantangan fisik yang naik kelas dengan hadirnya kategori baru yang disebut-sebut sebagai salah satu jalur 100 mil terberat di dunia.
Kategori Utama: Ujian Nyali 162 Kilometer
Kejutan utama pada edisi 2026 adalah kembali dibukanya kategori 162K dengan Cut Off Time (COT) selama 55 jam. Jalur ini dirancang bagi para pelari elit yang ingin menguji batas kemampuan mental dan fisik mereka di medan ekstrem Taman Nasional Gunung Rinjani.
"Rinjani 162km mungkin salah satu lomba lari 100 mil terberat di dunia. Kami sangat menghargai upaya pelari yang berjuang hingga garis finis selama 55 jam," ujar Hendra Wijaya, pendiri Rinjani 100 sekaligus sosok di balik FOneSport, saat ditemui di Selong Rabu (21/01).
Selain kategori utama tersebut, penyelenggara juga membawa kembali rute legendaris Senaru untuk kategori 60K dan 100K yang menuju puncak, serta rute klasik 27K dan 36K. Uniknya, tahun ini juga tersedia kategori 12K bagi mereka yang ingin merasakan atmosfer kompetisi meski dengan jarak lebih pendek.
Magnet Wisatawan Mancanegara
Hingga saat ini, antusiasme peserta sangat luar biasa. Tercatat sekitar 1.200 pelari dari 30 negara telah terdaftar, dengan lonjakan signifikan peserta dari China yang mencapai hampir 500 orang.
Hendra Wijaya menjelaskan bahwa kenyamanan dan pengalaman unik menjadi alasan mengapa Rinjani 100 selalu dirindukan.
"Peminat dari China sekarang nomor satu, mengalahkan Malaysia. Mereka merasa nyaman di sini. Setelah lomba yang penuh 'penderitaan' di jalur, mereka biasanya fokus pada pemulihan, kuliner, dan berwisata," ungkap Hendra.
Ia juga menambahkan bahwa ajang ini menjadi pintu masuk pariwisata yang luar biasa bagi Lombok Timur dan sekitarnya.
"Banyak peserta yang bertanya tentang destinasi lanjutan seperti Gili Trawangan, Pantai Selong Belanak, hingga kawasan Kuta. Ini adalah peluang besar bagi pariwisata lokal," tambahnya.
Persiapan Matang dan Keamanan Utama
Mengingat medan Rinjani yang dikenal teknis dan tak terduga, Hendra menekankan pentingnya persiapan fisik dan perlengkapan. Ia mengingatkan bahwa semakin jauh jarak yang ditempuh, semakin ketat pula standar perlengkapan yang harus dibawa.
Namun, di atas segala ambisi mencapai puncak, penyelenggara menegaskan bahwa keselamatan adalah harga mati. Jalur dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi cuaca dan keamanan di lapangan.
"Seperti kata orang, sampai ke puncak itu pilihan, tapi turun dengan selamat itu wajib," tegas Hendra.
Jadwal dan Detail Kategori
Bagi Anda yang tertantang untuk menaklukkan jalur ekstrem dan menikmati matahari terbit di puncak Rinjani, berikut adalah rincian jadwal Flag Off:
* 162K: 1 Mei 2026 (08:00 WITA) – COT 55 Jam
* 100K: 2 Mei 2026 (00:01 WITA) – COT 36 Jam
* 60K: 2 Mei 2026 (00:01 WITA) – COT 20 Jam
* 36K: 3 Mei 2026 (00:01 WITA) – COT 15 Jam
* 27K: 3 Mei 2026 (06:00 WITA) – COT 9 Jam
* 12K: 3 Mei 2026 (06:30 WITA) – COT 3 Jam
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari sejarah di lintasan vulkanik terbaik Asia. Informasi pendaftaran dan detail teknis dapat diakses melalui situs resmi F-One Sport atau platform Jadwal Lari.
Siapkan fisikmu, taklukkan tingginya, dan bawa pulang kebanggaan sebagai finisher Rinjani 100!

