![]() |
| Owner Nutsafir Cookies Lombok |
MANDALIKAPOST.com — Usaha kuliner lokal asal Lombok, Nutsafir Cookies Lombok, terus menunjukkan perkembangan positif sejak memanfaatkan platform e-commerce Shopee.
Dirintis oleh pasangan suami istri Agung dan Sayuk sejak 11 September 2012, Nutsafir Cookies Lombok kini tak hanya menguasai pasar domestik, tetapi juga berhasil menembus pasar mancanegara.
Usahanya berfokus pada pengolahan biji-bijian lokal Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi camilan siap makan. Bahan baku yang digunakan antara lain kacang merah, jagung, mete, kedelai, serta biji lebui atau kacang hitam khas Lombok yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan sayuran.
Nutsafir Cookies Lombok mengelola 10 varian produk berbahan dasar biji-bijian, dengan sekitar 90 persen bahan baku berasal dari Pulau Lombok. Produk jajanan kering khas Lombok tersebut dikenal memiliki kandungan gizi tinggi dan diolah secara higienis.
"Sejak resmi bergabung di Shopee pada 2016 dengan nama Toko Nutsafir Cookies Lombok, penjualan usaha ini terus mengalami peningkatan signifikan. Data menunjukkan, penjualan Nutsafir Cookies Lombok meningkat hingga 20 persen dibandingkan sebelum bergabung dengan e-commerce, bahkan mencatatkan kenaikan hingga ratusan persen setiap tahunnya melalui Shopee"ujar Yayuk Owner Nutsafir Lombok.
Nutsafir Cookies mengusung konsep camilan sehat dengan proses produksi higienis tanpa menggunakan bahan pengawet, pewarna buatan, maupun pemanis buatan. Konsep tersebut menjadikan produk ini diminati konsumen yang memperhatikan aspek kesehatan dalam memilih makanan.
Dari sisi kualitas, Nutsafir Cookies telah memperoleh sejumlah penghargaan, di antaranya predikat UKM Halal Terbaik se-Indonesia pada Halal Award 2017 serta Sertifikat Keamanan Pangan Bintang Satu dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pengakuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga standar produk di pasar nasional dan internasional.
Melalui konsistensi kualitas serta dukungan pemerintah daerah dan kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, Nutsafir Cookies kini tidak hanya menjadi oleh-oleh khas Lombok, tetapi juga telah diekspor dan dikenal oleh masyarakat internasional serta diaspora Indonesia di luar negeri.
Dari sisi produksi, Nutsafir Cookies Lombok mampu memproduksi hingga 100 kilogram bahan kue per hari. Usaha ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi lokal dengan mempekerjakan sekitar 15 karyawan, yang seluruhnya merupakan perempuan.
Dalam pengembangan bisnisnya, Nutsafir Cookies Lombok aktif memanfaatkan berbagai fitur dan program Shopee, seperti Shopee Live, Affiliate Marketing Solution, Gratis Ongkir XTRA, serta beragam kampanye promosi. Strategi tersebut dinilai efektif dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan.
Tak hanya fokus di pasar dalam negeri, Nutsafir Cookies Lombok juga telah bergabung dalam Program Ekspor Shopee dan Program Ekspor Shopee FLEXI.
"Melalui program tersebut, produk Nutsafir Cookies Lombok kini telah diekspor ke berbagai negara di Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Amerika Latin"tuturnya.
Keberhasilan Nutsafir Cookies Lombok menjadi bukti bahwa produk UMKM lokal Lombok mampu bersaing di pasar global dengan dukungan digitalisasi dan pemanfaatan platform e-commerce secara optimal.
Diketahui, Nutsafir Cookies, produk kue kering asal Lombok, mencatatkan peningkatan penjualan hingga 20 persen dibandingkan sebelum bergabung dengan platform e-commerce, serta kenaikan hingga ratusan persen setiap tahunnya melalui Shopee. Produk ini juga telah bergabung dalam Program Ekspor Shopee dan Program Ekspor Shopee FLEXI sebagai bagian dari ekspansi pasar internasional.

