Sembalun Berselimut Kabut: Sensasi "Wisata di Atas Awan" pada Libur Tahun Baru 2026

Rosyidin S
Minggu, Januari 04, 2026 | 21.29 WIB Last Updated 2026-01-04T13:29:37Z
Liburan: Hul Husen saat pose bersama keluarga saat liburan di Sembalun, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Kawasan wisata pegunungan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, tetap menjadi primadona pada momen libur Sekolah, Natal dan Tahun Baru 2026.


Meski hujan ringan dan kabut tebal menyelimuti wilayah lereng Gunung Rinjani ini, arus wisatawan tak surut demi mencari ketenangan di tengah panorama alam yang eksotis.


Perjalanan yang Menantang Namun Memikat


Pantauan di lapangan menunjukkan jalanan berkelok yang membelah perkampungan warga dan lereng bukit tampak basah. Jarak pandang yang berkurang akibat kabut tipis memaksa pengendara roda dua maupun roda empat melaju dengan kecepatan terbatas.


Seorang wisatawan sekaligus jurnalis yang berkunjung, Hul Husen, berbagi pengalamannya mengenai perjalanan menuju lokasi.


"Perjalanan menuju Sembalun kali ini terasa sangat berbeda. Hujan dan kabut justru memberikan nuansa magis. Meski kita harus ekstra waspada karena jalanan licin, setiap tikungan menyuguhkan lukisan alam yang luar biasa. Ini bukan sekadar perjalanan, tapi bagian dari petualangan itu sendiri," ujar Hul Husen saat ditemui di kawasan wisata, Minggu (4/1).


Hul juga mengakui, Sembalun saat ini suasananya jauh berbeda dibandingkan sepuluh tahun yang lalu. Baik cuaca maupun keasriannya, tapi meski begitu Sembalun tetap jadi primadona.


"Apakah perasaan saya aja kali ya," ujarnya sumringah.


Rinjani Paradise: Pelarian dari Hiruk-Pukuk Kota


Salah satu destinasi penginapan yang menjadi favorit adalah Rinjani Paradise. Dengan konsep rumah kayu berbentuk segitiga yang ikonik, tempat ini menawarkan harmoni antara kenyamanan modern dan keasrian alam.


Suasana hangat sangat terasa saat malam tiba. Para tamu berkumpul di area terbuka untuk melakukan kegiatan bakar-bakar (barbeque) di atas hamparan rumput hijau.


"Kami memang mencari tempat yang bisa memberikan ruang refleksi. Duduk di kursi rotan sambil memandang kabut yang turun di sela pepohonan membuat rasa lelah setelah setahun bekerja hilang seketika. Di sini, kebersamaan keluarga terasa lebih intim," tambah Husen.


Tren Camping dan Geliat Ekonomi Lokal


Memasuki pagi hari, suasana Sembalun semakin hidup. Puluhan tenda berwarna-warni tampak berdiri rapi di area lapang. Tren berkemah (camping) kini menjadi pilihan utama bagi kelompok anak muda dan keluarga yang menginginkan wisata sehat dan murah.


Pengelola kawasan wisata setempat, yang memantau lonjakan pengunjung, menyatakan bahwa momentum tahun baru selalu membawa dampak positif bagi ekonomi warga.


"Kami melihat antusiasme yang luar biasa tahun ini. Meskipun cuaca cukup dingin, area camping ground penuh. Kami terus mengimbau pengunjung untuk menjaga kebersihan dan mengutamakan keselamatan selama di perjalanan," ucap salah seorang pengelola home stay setempat.


"Lonjakan ini tentu menjadi angin segar bagi pelaku UMKM dan pengelola penginapan di sekitar Sembalun," pungkasnya menambahka.


Tips Bagi Pengunjung

Bagi Anda yang berencana mengunjungi Sembalun dalam waktu dekat, berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Kondisi Kendaraan: Pastikan rem dan lampu kendaraan berfungsi optimal untuk menembus kabut.

Pakaian Hangat: Suhu udara yang cukup rendah memerlukan jaket atau pakaian tebal.

Kewaspadaan: Selalu waspada di jalur menanjak dan berkelok, terutama saat hujan turun.


Kawasan Sembalun kembali membuktikan dirinya sebagai destinasi unggulan di Lombok Timur. Dengan perpaduan udara sejuk, keindahan lanskap, dan suasana tenang, tempat ini menjadi lokasi ideal untuk mengawali tahun 2026 dengan semangat dan inspirasi baru.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sembalun Berselimut Kabut: Sensasi "Wisata di Atas Awan" pada Libur Tahun Baru 2026

Trending Now