Sinergi Kemanusiaan: Yayasan Nurul Falah Al-Majid Perkuat Jejaring 24 Lembaga Sosial di Lombok Timur

Rosyidin S
Sabtu, Januari 03, 2026 | 19.00 WIB Last Updated 2026-01-03T11:01:01Z
Baksos: Ketua Yayasan Nurul Dalah Al-Majid, Yuliana saat memberikan santunan secara simbolis kepada seorang lansia penerima manfaat, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Yayasan Nurul Falah Al-Majid kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pilar kesejahteraan sosial di Kabupaten Lombok Timur. Melalui agenda silaturahmi rutin yang digelar di Kelurahan Sandubaya, Kecamatan Selong, yayasan ini memberikan santunan simbolis sekaligus mempererat sinergi dengan 24 lembaga sosial binaannya.


Kegiatan ini melibatkan berbagai sektor pendampingan, mulai dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Lembaga Kesejahteraan Sosial Usia Lanjut (LKSU), hingga Lembaga Kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas (LKSPD).


Ketua Yayasan Nurul Falah Al-Majid, Yuliana, menegaskan bahwa visi yayasan melampaui sekadar bantuan materi. Fokus utama mereka adalah peningkatan kapasitas lembaga agar mampu memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.


"Melalui kegiatan ini kami menekankan pentingnya memperkuat kebersamaan, meningkatkan kapasitas lembaga, dan memperluas manfaat sosial kepada masyarakat," ujar Yuliana dalam sambutannya. Sabtu (3/1/2026)


Ia menambahkan bahwa pola pembinaan yang diterapkan mencakup aspek informasi strategis dan pengembangan ekonomi.


"Pembinaan yang dilakukan tidak hanya berupa santunan, tetapi juga pemberian informasi dari para donatur dan program bantuan pemerintah, termasuk pelatihan UMKM dan pendidikan," jelasnya.


Menariknya, Yuliana mengungkapkan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan agenda tetap bulanan yang dilakukan secara mandiri. "Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan, tidak semata menunggu adanya anggaran atau bantuan," tegasnya.


Langkah nyata Yayasan Nurul Falah Al-Majid mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Sosial Lombok Timur, Iskandar Zulkarnain, menyatakan bahwa pola pemberdayaan seperti ini sangat selaras dengan visi daerah dalam menyejahterakan masyarakat rentan.


Sebagai bentuk dukungan konkret, Iskandar membawa kabar baik mengenai peningkatan alokasi anggaran bantuan sosial untuk tahun mendatang.


"Pada tahun 2025, pemerintah daerah telah mengalokasikan bantuan sosial bagi lembaga kesejahteraan sosial sebesar 1,8 miliar rupiah. Jumlah lembaga penerima juga meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," papar Iskandar.


Ia menjamin bahwa distribusi bantuan tersebut akan dilakukan secara objektif dan proporsional. "Bantuan diberikan secara adil sesuai proporsi, dengan mempertimbangkan jumlah binaan dan perkembangan masing-masing lembaga," tambahnya.


Di akhir acara, Yuliana juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para donatur, termasuk mitra internasional yang telah berperan besar dalam misi kemanusiaan di Lombok Timur, khususnya dalam memfasilitasi pengobatan warga yang membutuhkan perawatan hingga ke luar negeri serta santunan bagi anak yatim piatu.


Melalui momentum ini, diharapkan tercipta ekosistem sosial yang lebih solid di Lombok Timur, di mana pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat saling bahu-membahu menciptakan jaring pengaman sosial yang kuat bagi warga yang paling membutuhkan.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sinergi Kemanusiaan: Yayasan Nurul Falah Al-Majid Perkuat Jejaring 24 Lembaga Sosial di Lombok Timur

Trending Now