![]() |
| Dakwah: TGB. Dr. Muhammad Zainul Majdi saat menyampaikan tausiyah didepan para santri sekolah Darul Muslim Nasa, Thailand, (Foto: Istimewa/MP). |
Kedatangan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) ini disambut dengan kemeriahan dan antusiasme tinggi dari dewan guru serta ribuan pelajar.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dibuka dengan lantunan kalam ilahi, pembacaan puisi, dan penampilan nasyid yang dibawakan oleh para santri.
Mudir (Pimpinan) Darul Muslim, Babo Dr. Husain Male, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran TGB merupakan anugerah besar bagi institusi yang dipimpinnya. Ia berharap momentum ini menjadi pintu pembuka bagi kerja sama yang lebih erat antara Darul Muslim dengan NWDI serta IAIH Pancor.
"Kunjungan Bapak TGB merupakan kunjungan yang sangat berharga bagi kami. Perjalanan dakwah dan silaturahmi ini semoga menjadi amal jariyah untuk umat. Kami sangat berharap kerja sama antara Darul Muslim dengan NWDI dan IAIH Pancor dapat segera terwujud dan berjalan dengan baik," ujar Dr. Husain Male.
Dalam tausiahnya, TGB menekankan bahwa kunci keberhasilan seorang pelajar bukan hanya pada kecerdasan intelektual, melainkan pada ketekunan dan adab. Beliau mengutip hadis Nabi mengenai kewajiban menuntut ilmu sepanjang hayat, dari buaian hingga liang lahat.
Salah satu poin menarik yang disampaikan TGB adalah mengenai konsep "Tiga Ayah" dalam kehidupan seorang Muslim.
"Kita memiliki tiga orang ayah: ayah yang melahirkan kita (nasab), ayah yang menikahkan kita (mertua), dan ayah yang mendidik kita (guru). Dari ketiganya, guru adalah yang paling utama karena ia membimbing ruhani kita. Menjaga adab kepada orang tua dan guru adalah kunci keberhasilan di dunia dan akhirat," pesan TGB di hadapan para santri.
Lebih lanjut, TGB juga mengingatkan bahwa penyebaran Islam di masa lalu terjadi karena para sahabat Nabi sangat mencintai ilmu. Beliau meminta para santri untuk bersabar dalam proses belajar.
"Menuntut ilmu itu butuh kesabaran. Siapa yang sabar, ia akan berhasil. Carilah ilmu dari manapun selama tidak bertentangan dengan syariat agama. Ingatlah, keindahan adalah bagian dari Islam dan bisa menjadi wasilah (sarana) dakwah yang efektif," tambahnya.
Menutup tausiahnya, TGB menyampaikan harapan agar hubungan antara masyarakat Muslim di Thailand Selatan dengan institusi pendidikan di Indonesia, khususnya NWDI dan IAIH Pancor, terus diperkuat. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi pendidikan lintas negara adalah langkah nyata dalam memajukan kualitas umat Islam di Asia Tenggara.

