![]() |
| Serah: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin didampingi Wakil Bupati dan Sekad Lombok Timur menyerahkan Zakat kepada pengurus Baznas Lotim, (Foto: Istimewa/MP). |
Acara yang berlangsung khidmat di Pendopo Bupati pada Rabu (18/03/2026) ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, kepala OPD, hingga direksi BUMD dan pimpinan perusahaan swasta.
Dalam sambutannya, Bupati H. Haerul Warisin menekankan bahwa zakat bukan sekadar ritual penggugur kewajiban agama, melainkan pilar penting dalam mempercepat pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan di Lombok Timur.
"Tidak ada jalan lain, jika ingin mempercepat pembangunan Lombok Timur, yakni dengan pengelolaan Zakat Infaq dan Shadaqah (ZIS) dengan baik dan sesuai hukum yang ada," tegas Bupati dalam pidatonya.
Beliau juga mengingatkan bahwa potensi zakat dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, sangatlah besar. Jika dikelola secara maksimal, dana tersebut bisa mencapai angka puluhan miliar rupiah yang manfaatnya akan kembali ke masyarakat.
Bupati menjelaskan bahwa esensi zakat terletak pada kepekaan sosial. Ia mengajak seluruh pejabat struktural hingga teknis untuk menjadikan zakat sebagai gaya hidup dalam birokrasi.
"Zakat tidak hanya membersihkan harta. Sikap membantu orang itu yang paling pokok dalam Zakat. Manfaat BAZNAS banyak, bisa membantu orang yang sakit, membantu rumah yang tidak layak menjadi layak huni, dan sebagainya," lanjutnya.
Demi menjaga kepercayaan para pembayar zakat (muzakki), Bupati memberikan instruksi keras kepada pengurus BAZNAS Lombok Timur untuk menjaga integritas. Ia meminta tim audit internal bekerja lebih ekstra, tidak hanya sekali setahun, guna memastikan setiap rupiah tersalurkan tepat sasaran.
Secara khusus, Bupati mewanti-wanti agar BAZNAS tidak menjadi sasaran pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan pribadi melalui pengajuan bantuan yang tidak jelas.
"Jangan sampai BAZNAS menerima proposal yang tidak jelas peruntukan dan tujuannya. Hindari calo proposal demi menjaga kepercayaan para muzakki," pesan H. Haerul Warisin dengan tegas.
Di akhir acara, Bupati meminta para kepala OPD untuk memantau kedisiplinan bawahannya dalam menunaikan kewajiban zakat, seraya berharap BAZNAS semakin inovatif dalam menyalurkan bantuan agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif bagi kesejahteraan umat.

