![]() |
| Lantik: Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sembalun, Ustadz Jundi (dua dari kiri) pose bersama Pimpinan Daerah dan Cabang setelah menerima SK dari PD Muhammadiyah Lombok Timur, (Foto: Istimewa/MP). |
Proses terpilihnya Ustadz Jundi dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat oleh keluarga besar Muhammadiyah Sembalun pada Kamis malam (2/4) di Yayasan Lentera Al-Qur’an.
Pengukuhan secara resmi dilakukan di Gedung Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong, Sabtu (4/4), bersamaan dengan pelantikan PCM se-Lombok Timur.
Dalam keterangannya, Ustadz Jundi menyampaikan rasa syukur sekaligus tanggung jawab besar atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan bahwa momen ini merupakan titik balik untuk mengaktifkan kembali roda organisasi yang telah lama terhenti.
"Hari ini menjadi langkah awal bagi kami untuk mulai berbuat dan bergerak dalam menghadirkan karya nyata bagi masyarakat dan persyarikatan. Baik di lingkup Lombok Timur secara umum, maupun khususnya di Sembalun," ujar Ustadz Jundi dengan nada optimis, Minggu (5/4).
Ia juga menekankan pentingnya penguatan amal usaha, mulai dari kajian keagamaan rutin, layanan ambulans, pembangunan sekretariat, hingga pengkaderan melalui tahfidz Al-Qur'an dan akses pendidikan luas bagi putra daerah.
Terpilihnya Ustadz Jundi disambut hangat oleh warga persyarikatan. Rijalul Fikri, salah satu anggota Muhammadiyah Sembalun, menilai sosok ketua baru ini sebagai figur konseptor sekaligus inspirator yang memiliki rekam jejak mumpuni di dunia pendidikan dan dakwah.
"Beliau sosok yang energik dan mampu masuk ke berbagai lapisan masyarakat Sembalun yang memiliki beragam karakter dan budaya. Kami yakin beliau mampu membawa perubahan dan memajukan organisasi ini," ungkap Rijal sapaan akrabnya.
Meski demikian, Rijal mengingatkan bahwa kemajuan organisasi tidak bisa hanya bertumpu pada pemimpin semata, melainkan butuh sinergi kolektif.
"Sehebat apa pun pemimpin, tanpa dukungan anggota dan masyarakat, program kerja tidak akan sukses," imbuhnya.
Dorongan untuk memperkuat struktur organisasi juga datang dari sesepuh Muhammadiyah Sembalun, Pak Rawinggip. Ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali pengajian di tingkat akar rumput dan mengonsolidasikan potensi alumni Muhammadiyah yang tersebar di Sembalun.
"Langkah awalnya adalah hidupkan kembali pengajian rutin dan struktur organisasi hingga tingkat ranting (PRM). Kita memiliki banyak alumni dari berbagai lembaga pendidikan Muhammadiyah, seperti Mu’allimin Jogja hingga UMM Malang. Kini saatnya menghimpun kekuatan yang selama ini berserakan," pesan Pak Rawinggip.
Semangat kebangkitan PCM Sembalun ini sejalan dengan pesan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, yang menegaskan bahwa manhaj organisasi harus terlembaga dan terasa manfaatnya secara nyata.
Bagi warga Muhammadiyah Sembalun, pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan janji untuk menjadikan organisasi sebagai "Matahari" yang sinarnya menerangi siapa saja tanpa kecuali. Dengan niat yang lurus dan langkah yang istiqamah, PCM Sembalun berkomitmen menjadi ladang amal jariyah yang membawa kemaslahatan bagi umat manusia.

