Pemkab Lombok Timur Tambah 24.480 Tabung LPG 3 Kg, Distribusi Difokuskan ke Empat Kecamatan Terdampak

Rosyidin S
Senin, April 06, 2026 | 16.05 WIB Last Updated 2026-04-06T09:44:03Z
Gas Melon: Sekda Lombok Timur, H.M Juaini Taofik saat ditemui awak media, Foto: Rosyidin:MP).

MANDALIKAPOST.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengambil langkah strategis untuk mengatasi kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang belakangan dikeluhkan masyarakat. Melalui koordinasi dengan pihak Pertamina, pemerintah daerah memastikan tambahan kuota distribusi mulai disalurkan guna menstabilkan pasokan di lapangan.
 
Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, usai pertemuan bersama pihak Pertamina pada Senin (6/4). Ia menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi kondisi yang dirasakan masyarakat.
 
“Menindaklanjuti persoalan gas yang dikeluhkan masyarakat, kami pemerintah daerah menambahkan kuota agar kondisi bisa kembali aman seperti sedia kala. Ini juga merupakan hasil koordinasi bersama pihak Pertamina,” ujarnya.
 
Menurutnya, langkah penambahan kuota dilakukan sebagai respons cepat terhadap kelangkaan LPG subsidi yang terjadi di sejumlah wilayah. Pemerintah memastikan pasokan LPG 3 kilogram diperkuat agar kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok penerima subsidi, tetap terpenuhi.
 
Dalam skema terbaru, distribusi LPG 3 kilogram yang sebelumnya berada pada kapasitas normal sekitar 35.000 tabung kini ditambah sebanyak 24.480 tabung. Tambahan tersebut diharapkan mampu menekan kelangkaan sekaligus menstabilkan harga dan ketersediaan gas di tingkat pengecer.
 
Selain menambah kuota, Pemkab Lombok Timur juga melakukan penyesuaian pola distribusi di lapangan agar penyaluran lebih efektif dan merata.
 
“Kami tidak hanya menambah kuota, tetapi juga memastikan pola distribusinya lebih efisien sehingga masyarakat yang benar-benar berhak bisa mendapatkan gas subsidi ini,” jelas Juaini.
 
Pada tahap awal, distribusi tambahan difokuskan pada empat kecamatan yang dinilai paling terdampak, yakni Kecamatan Pringgasela, Lenek, Aikmel, dan Wanasaba. Keempat wilayah tersebut diprioritaskan berdasarkan tingkat kebutuhan dan laporan kondisi riil di lapangan.
 
Sekda mengungkapkan, pemerintah daerah sebenarnya telah berkomunikasi dengan seluruh kecamatan di Lombok Timur. Namun, penyaluran awal diarahkan ke wilayah dengan tingkat urgensi tertinggi.
 
“Kami sudah berkomunikasi dengan 21 kecamatan. Namun untuk tahap awal ini, kami fokuskan di titik yang paling membutuhkan agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
 
Ia juga mengapresiasi peran media dan masyarakat yang aktif memberikan informasi terkait kondisi distribusi LPG di lapangan. Menurutnya, laporan tersebut menjadi bahan penting dalam menentukan kebijakan yang tepat.
 
“Masukan dari masyarakat dan media sangat membantu kami dalam memetakan persoalan distribusi. Ini penting agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” tambahnya.
 
Dengan adanya tambahan kuota serta penataan ulang sistem distribusi, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur optimistis pasokan LPG 3 kilogram segera kembali stabil dan kelangkaan yang terjadi dapat teratasi dalam waktu dekat. Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar menggunakan LPG subsidi secara bijak sesuai peruntukannya.
 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemkab Lombok Timur Tambah 24.480 Tabung LPG 3 Kg, Distribusi Difokuskan ke Empat Kecamatan Terdampak

Trending Now