![]() |
| Halal Bihalal: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin hadiri acara halal bihalal PGRI cabang Selong, (Foto: Istimewa/MP). |
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin secara khusus mengajak para guru untuk menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah melalui visi Lombok Timur Smart.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dirangkai dengan pelepasan 24 guru purna tugas serta pemberian bingkisan bagi 9 jamaah calon haji dari kalangan pendidik dan karyawan UPT Dikbud Kecamatan Selong.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menekankan pentingnya dedikasi totalitas dalam mengajar. Ia memberikan motivasi bahwa keberhasilan sebuah daerah sangat bergantung pada kualitas didikan di dalam kelas.
"Jika mau pekerjaan tuntas, bekerja dengan baik. Jika mau sukses, bekerja dengan tulus. Jika ingin anak didik pintar, didik anak-anak dengan bagus-bagus," pesan Bupati di hadapan ratusan anggota PGRI.
Mengenai visi besar Lombok Timur Smart, Bupati mengakui bahwa target tersebut memiliki tantangan yang berat. Namun, ia optimis sinergi antar elemen masyarakat dapat mewujudkannya. Beliau juga menitipkan tugas khusus bagi para guru untuk mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna menjamin kualitas nutrisi siswa di sekolah.
Selain motivasi pendidikan, Bupati membawa kabar menggembirakan terkait kondisi ekonomi daerah. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur menempati urutan kedua tertinggi di Nusa Tenggara Barat setelah Kota Mataram.
"Hal ini memberi pengaruh pada peningkatan daya beli masyarakat. Terlihat dari persiapan acara halal bi halal hari ini. Mari kita bangun daerah secara bersama-sama, majukan Lombok Timur," ajaknya.
Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para guru, Bupati Haerul Warisin juga mengumumkan bahwa anggaran untuk pembangunan Gedung Sekretariat PGRI Lombok Timur telah disiapkan dalam anggaran perubahan. Hal ini sekaligus menjadi jawaban atas aspirasi para pengurus yang sedang berjuang membangun markas organisasi profesi tersebut.
Ketua PGRI Cabang Selong, Zulkarnadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan bertema "Sucikan hati, eratkan ukhuwah, raih ridho ilahi, bersinergi dalam silaturahmi" ini bertujuan untuk memperkuat ikatan emosional antar guru, baik yang masih aktif maupun yang sudah memasuki masa pensiun.
"Kegiatan ini bukan sekadar tradisi, melainkan untuk mempererat silaturahmi. Meski (pembangunan sekretariat) susah, dengan semangat akan terus kami upayakan," tegas Zulkarnadi.
Acara yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Dikbud, Camat Selong, dan tokoh masyarakat ini ditutup dengan penyerahan cinderamata secara simbolis kepada guru purna tugas dan calon jamaah haji, serta diakhiri dengan tausiyah singkat yang menyejukkan.

