![]() |
| Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Isvie Rupaeda |
MANDALIKAPOST.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Isvie Rupaeda, mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintah kabupaten/kota se-NTB untuk bersinergi dan ambil bagian dalam menyukseskan gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB.
Isvie menekankan bahwa kesuksesan pesta olahraga multievent tingkat provinsi ini bukan hanya tanggung jawab satu sektor, melainkan marwah bersama yang harus dijaga.
"Untuk pelaksanaan Porprov, kita berharap semua OPD ikut andil dalam membantu kesuksesan jalannya Porprov NTB," ujar Isvie saat memberikan keterangan kepada media.
Terkait kesiapan anggaran, Isvie membeberkan bahwa saat ini dana yang baru dialokasikan adalah sebesar Rp10 miliar. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah membidik tambahan dana segar sebesar Rp5 miliar melalui sektor sponsorship atau kemitraan.
Meski anggaran terbilang terbatas untuk mencakup seluruh kebutuhan, Isvie optimistis hal tersebut bisa diatasi dengan sistem gotong royong antarinstansi. Ia mencontohkan, fasilitas penunjang seperti kendaraan dinas di DPRD bisa diperbantukan untuk operasional selama Porprov berlangsung.
"Ada anggaran baru dialokasikan 10 miliar rupiah, dan diharapkan ada 5 miliar rupiah dari sponsorship. Namun demikian, untuk kebutuhan lainnya bisa ditanggung bersama. Misalnya, di DPRD ada kendaraan yang bisa digunakan untuk keperluan Porprov," jelasnya memberikan solusi konkret.
Lebih lanjut, politisi perempuan ini juga menggarisbawahi pentingnya komitmen penuh dari seluruh pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan kota. Menurutnya, Porprov adalah panggung bersama untuk menjaring atlet-atlet berbakat yang akan membawa nama harum NTB di kancah nasional maupun internasional.
"Kabupaten dan kota harus terlibat semua. Kita semua punya kewajiban bersama untuk mensukseskan ini demi kepentingan kita bersama," tegas Isvie menutup pernyataannya.
Melalui semangat kolaborasi ini, diharapkan keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang bagi NTB untuk menelurkan atlet-atlet berprestasi dan menggelar Porprov yang berkualitas.

