134 KK Miskin Ekstrem di Desa Mekarsari Terima Bantuan Modal Usaha dan Bedah Rumah dari Pemprov NTB ‎

Panca Nugraha
Kamis, Juni 25, 2026 | 19.53 WIB Last Updated 2026-06-25T13:55:20Z
Gubernur NTB, Lalu M Iqbal saat mengunjungi warga penerima manfaat Program Desa Berdaya di Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat. (Foto : Istimewa)

‎MANDALIKAPOST.com – Sebanyak 134 kepala keluarga (KK) miskin ekstrem di Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, menerima manfaat Program Desa Berdaya yang dijalankan Pemerintah Provinsi NTB.

Bantuan tersebut terdiri dari modal usaha dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.

‎Program Desa Berdaya yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi NTB telah menjangkau 134 kepala keluarga di Desa Mekarsari. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 115 kepala keluarga menerima bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp7 juta, sementara 19 kepala keluarga lainnya memperoleh bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).


Gubernur NTB, H Lalu M Iqbal saat mengunjungi warga penerima manfaat Program Desa Berdaya di Desa Mekarsari Kecamatan Gunungsari Lombok Barat. (Foto : Istimewa).


‎Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal, turun langsung ke Desa Mekarsari, Kamis (25/6/2026), untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat penerima manfaat.

‎Dalam kunjungannya, Gubernur menyambangi rumah Maas dan Maskiah, pasangan suami istri lanjut usia yang menjadi salah satu penerima bantuan bedah rumah sekaligus modal usaha.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung dampak program terhadap kehidupan warga.

‎Menurut Miq Iqbal, Program Desa Berdaya tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan pendampingan agar mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

‎"Ini bukan janji. Kita sudah turun dan programnya sudah berjalan. Salah satunya Desa Berdaya, di mana 115 KK langsung mendapatkan dukungan modal dan pendampingan agar setiap keluarga memiliki sumber penghasilan," ujar Miq Iqbal.

‎Ia menegaskan, kunjungan lapangan menjadi bagian penting untuk mengevaluasi efektivitas program sekaligus melihat kebutuhan tambahan yang masih diperlukan masyarakat.

‎"Melalui kunjungan seperti ini kita tahu kondisi yang sebenarnya. Sehingga ada saja tambahan program yang harus kita lakukan untuk memastikan seluruh ekosistem pemberdayaan ekonomi yang kita harapkan bisa selesai," katanya.

‎Program Desa Berdaya dirancang sebagai langkah terpadu dalam mengatasi kemiskinan ekstrem melalui bantuan modal usaha, pendampingan ekonomi keluarga, serta berbagai intervensi sosial yang menyasar langsung masyarakat paling rentan.

‎Pemerintah Provinsi NTB berharap program tersebut mampu menciptakan sumber penghasilan baru bagi keluarga penerima manfaat, meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa, serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata hingga ke tingkat akar rumput.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 134 KK Miskin Ekstrem di Desa Mekarsari Terima Bantuan Modal Usaha dan Bedah Rumah dari Pemprov NTB ‎

Trending Now