Rosyidin S
Sabtu, Juli 25, 2026 | 16.15 WIB Last Updated 2026-07-25T08:15:36Z
Admistaror: Sekertaris Jenderal Kementerian ATR/BPN RI, Dalu Agung Darmawan, (Foto: Istimewa/MP).

JAKARTA, MANDALIKAPOST.com — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menegaskan pentingnya peran Pejabat Administrator sebagai motor penggerak perubahan di lingkungan kementerian.


Gaya kepemimpinan formal yang sekadar menyelesaikan tugas administratif dinilai sudah tidak lagi memadai untuk menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat saat ini.


Pesan tegas tersebut disampaikan Dalu Agung Darmawan saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I hingga III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN pada Rabu (22/7) empat hari yang lalu.


“Kementerian ATR/BPN membutuhkan pemimpin Administrator yang mampu membaca perubahan, membangun kolaborasi, mengambil keputusan yang tepat, dan menggerakkan organisasi menghasilkan kinerja yang berdampak bagi masyarakat,”** tegas Sekjen ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan.


Dalu mengimbau para Pejabat Administrator, khususnya yang bertindak sebagai Kepala Satuan Kerja (Satker), untuk tidak terjebak dalam rutinitas kerja harian. Para pejabat diharapkan mampu melihat persoalan secara mendalam dan membawa pembaruan yang konkret pada unit kerjanya masing-masing.


“Kalau Anda sekarang bekerja menjadi Kepala Satker, apa yang harus ditingkatkan di kantor in, permasalahan apa yang muncul di kantor, dan bagaimana anda melihat kondisi dan langkah ke depannya, gerak Kantor Pertanahan itu sangat bergantung pada anda,” tambah Dalu, mengingatkan besarnya tanggung jawab kepemimpinan di tingkat operasional.


Guna menciptakan dampak positif tersebut, ia juga meminta para Kepala Satker untuk senantiasa memperkuat koordinasi internal maupun eksternal, salah satunya melalui pendekatan integrasi data dan komunikasi yang insentif.


“Lakukan dialog-dialog kinerja secara rutin dengan para pejabat dan pegawai di Satker masing-masing. Kita juga mulai mengubah budaya kerja lewat integrasi data. Data kita semakin hari semakin baik. Di berbagai kesempatan kita telah banyak bertemu dengan berbagai kementerian/lembaga untuk membangun integrasi data kita untuk mencapai tujuan dari program yang kita jalankan,” imbaunya.


Pelatihan Kepemimpinan Administrator tahun ini diikuti oleh 131 peserta, yang terdiri dari 20 Pejabat Administrator dari Kementerian ATR/BPN Pusat dan 111 Pejabat Administrator dari Satuan Kerja (Satker) daerah.


Rangkaian pelatihan berlangsung komprehensif sejak 17 Juni hingga 2 November 2026. Selama kurun waktu tersebut, para peserta dibekali empat materi krusial yakni. Yang pertama itu, Kepemimpinan Pancasila dan Nasionalisme, kedua, Kepemimpinan Kinerja, ketiga, Manajemen Kinerja, dan keempat, tentang Aktualisasi Kepemimpinan Kinerja Organisasi.


Metode pembelajaran mencakup studi mandiri, e-learning, studi lapangan, hingga penyusunan produk aktualisasi kepemimpinan. Penilaian peserta dilakukan secara ketat meliputi evaluasi sikap perilaku, evaluasi akademik, evaluasi pembelajaran lapangan, dan evaluasi produk aktualisasi.


Pada acara pembukaan tersebut, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi, Norman Subowo, menyampaikan laporan terkait skema pelaksanaan pelatihan daring ke depan, dipandu oleh Analis Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Madya, Ivan Syahreza, selaku moderator.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE

Trending Now