Geger! Nelayan Labuhan Haji Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Rambang Lombok Timur

Rosyidin S
Rabu, Juli 15, 2026 | 15.58 WIB Last Updated 2026-07-15T07:58:30Z
Evakuasi: Tim gabungan berhasil evakuasi mayat seorang jenasah laki-laki, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Masyarakat pesisir Kabupaten Lombok Timur digegerkan oleh penemuan sesosok mayat yang mengapung di Perairan Laut Rambang, Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, pada Rabu (15/7) sekitar pukul 08.00 WITA. Korban diketahui merupakan seorang nelayan setempat.


Identitas korban berhasil teridentifikasi sebagai Sehar (53), warga Dusun Timba Lindur, Desa Suryawangi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.


Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh seorang nelayan bernama Sopian, warga Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, yang saat itu sedang melaut di sekitar Perairan Rambang. Saat tengah fokus mencari ikan, pandangan Sopian tertuju pada sebuah benda asing yang menyerupai tubuh manusia mengambang di permukaan air.


Lantaran menaruh curiga, Sopian memutuskan untuk mendekati objek tersebut. Betapa terkejutnya ia saat mendapati bahwa benda tersebut adalah tubuh seorang pria yang diduga kuat sudah dalam keadaan tidak bernyawa.


Tidak berselang lama, Sopian melihat perahu nelayan lain yang ia kenali, yakni Hamzah dan Jumadil, sedang melintas di radius yang tidak jauh dari lokasinya. Sopian langsung berteriak memanggil keduanya untuk meminta bantuan.


"Saya melihat ada tubuh mengambang di tengah laut. Karena curiga, saya dekati dan ternyata memang ada orang yang sudah meninggal dunia. Kebetulan ada perahu Pak Hamzah dan Pak Jumadil lewat, jadi saya panggil mereka untuk membantu," ujar Sopian saat memberikan kesaksian awal kepada petugas.


Setelah berkoordinasi di tengah laut, Hamzah dan Jumadil langsung mengevakuasi jasad Sehar ke atas sampan milik Hamzah untuk dibawa menuju pesisir pantai Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak. Sementara itu, Sopian memilih kembali melanjutkan aktivitas melautnya.


Sesampainya di daratan Desa Tanjung Luar, jasad korban segera diturunkan dari sampan. Warga yang berkerumun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas (Polmas) Desa Tanjung Luar, yang kemudian meneruskan informasi ke petugas piket SPKT Polsek Keruak.


Mendapat laporan dari warga, personel kepolisian dari Polsek Keruak dan Polres Lombok Timur langsung bergerak cepat menuju lokasi. Petugas segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal serta memasang garis polisi (police line) di area sekitar jasad korban diturunkan guna menjaga status quo demi kepentingan penyelidikan.


Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat nelayan tersebut. Ia memastikan pihak kepolisian saat ini tengah bekerja keras untuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi.


"Benar, ada laporan penemuan jenazah nelayan di Perairan Rambang. Anggota kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan olah TKP awal dan mengamankan lokasi demi kelancaran proses penyelidikan," kata Iptu Lalu Rusmaladi saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).


Lebih lanjut, Iptu Lalu Rusmaladi mengimbau kepada pihak keluarga korban serta masyarakat luas agar tidak berspekulasi liar mengenai penyebab kematian korban. Ia meminta publik mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian.


"Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan penanganan peristiwa ini kepada pihak kepolisian. Seluruh proses penyelidikan dan penanganan akan dilakukan secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.


Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan riwayat aktivitas korban sebelum melaut guna memastikan penyebab pasti kematian Sehar.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Geger! Nelayan Labuhan Haji Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Rambang Lombok Timur

Trending Now