Gubernur NTB Kunjungi Pasien Hidrosefalus di Lombok Tengah, Pastikan Pendampingan Medis dan Bantuan Sosial

Ariyati Astini
Senin, Juli 27, 2026 | 16.08 WIB Last Updated 2026-07-27T08:08:16Z

 

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mengunjungi seorang pasien hidrosefalus di Kabupaten Lombok Tengah



MANDALIKAPOST.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mengunjungi seorang pasien hidrosefalus di Kabupaten Lombok Tengah sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan perhatian khusus di bidang kesehatan. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi jajaran Pemerintah Provinsi NTB, tenaga medis RSUP NTB, serta Dinas Sosial Provinsi NTB yang turut menyalurkan bantuan kepada keluarga pasien.

Direktur Utama RSUP NTB, Asrul Sani, mengatakan tim medis telah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi pasien. Berdasarkan hasil evaluasi, tindakan operasi tidak lagi direkomendasikan karena dinilai tidak memberikan manfaat yang signifikan mengingat kondisi pasien telah berlangsung selama puluhan tahun.
"Operasi tidak banyak membantu. Yang paling penting saat ini adalah menjaga kondisi kesehatannya agar tetap stabil melalui perawatan dan pemantauan secara berkala," ujar Asrul.

Ia menjelaskan, pasien telah hidup dengan hidrosefalus selama lebih dari 40 tahun. Saat penyakit tersebut pertama kali dialami, fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya dokter spesialis bedah saraf, masih sangat terbatas sehingga penanganan yang dilakukan hanya berupa terapi obat.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat tindakan operasi saat ini memiliki risiko tinggi dan kecil kemungkinan memberikan perubahan berarti. Karena itu, pendekatan yang dipilih adalah perawatan konservatif dengan fokus menjaga kualitas hidup pasien.

"Bentuk perawatannya berupa kontrol kesehatan rutin, pemberian vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan, serta pemantauan kondisi pasien. Kami juga sudah meminta nomor kontak keluarga agar jika terjadi kondisi darurat, pasien dapat segera memperoleh penanganan," jelasnya.

Asrul menegaskan, meski operasi tidak direkomendasikan untuk pasien tersebut, RSUP NTB tetap siap menangani kasus hidrosefalus lainnya, terutama jika pasien datang lebih dini sehingga peluang keberhasilan pengobatan lebih besar.
"Untuk kasus hidrosefalus lainnya kami siap menangani. Selama ini juga sudah banyak pasien yang kami tangani sesuai indikasi medis," katanya.

Selain memastikan pelayanan kesehatan bagi pasien, kunjungan Gubernur juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial. Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA) Provinsi NTB, Ahmad Mashuri, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, kasur, pakaian, family kit berisi perlengkapan rumah tangga, serta dukungan pembiayaan layanan kesehatan dan rujukan ke rumah sakit apabila diperlukan.

"Pak Gubernur juga memberikan perhatian terhadap pembiayaan kesehatan pasien. Dari Dinas Sosial kami menyerahkan paket sembako, kasur, pakaian, dan family kit untuk membantu kebutuhan keluarga," ujarnya.

Menurut Ahmad Mashuri, kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Desa Berdaya yang dijalankan Pemerintah Provinsi NTB. Program ini tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan, tetapi juga berbagai bantuan sosial bagi masyarakat.

Selain itu, pihaknya turut menyalurkan perlengkapan bayi bagi keluarga yang memiliki balita serta mendistribusikan air bersih ke wilayah yang mulai terdampak musim kemarau.

"Hari ini kami bersama Pak Gubernur juga menyalurkan dua tangki air bersih ke desa-desa yang mulai mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau. Ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat," katanya.

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bertujuan memastikan warga dalam kondisi rentan tetap memperoleh layanan kesehatan, bantuan sosial, dan kebutuhan dasar lainnya sehingga dampak kesehatan maupun sosial dapat diminimalkan.

Kunjungan Gubernur NTB tersebut menjadi wujud sinergi antara layanan kesehatan dan perlindungan sosial. Selain memastikan pasien hidrosefalus memperoleh pendampingan medis secara berkelanjutan, pemerintah juga memberikan dukungan kepada keluarga pasien melalui berbagai bantuan guna meringankan beban yang mereka hadapi.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gubernur NTB Kunjungi Pasien Hidrosefalus di Lombok Tengah, Pastikan Pendampingan Medis dan Bantuan Sosial

Trending Now