Gubernur NTB Tutup Rakernis BAZNAS 2026, Tegaskan Zakat Jadi Kekuatan Pengentasan Kemiskinan ‎

Panca Nugraha
Kamis, Juli 30, 2026 | 15.03 WIB Last Updated 2026-07-30T07:03:51Z

Gubernur NTB Tutup Rakernis BAZNAS 2026, Tegaskan Zakat Jadi Kekuatan Pengentasan Kemiskinan.



‎MANDALIKAPOST.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pengelolaan zakat memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam mempercepat pengentasan kemiskinan dan memperluas pemberdayaan masyarakat.

‎Penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat menutup Rapat Kerja Teknis (Rakernis) BAZNAS Provinsi NTB Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Launching Program Pemberdayaan BAZNAS, Kamis (30/7), di Hotel Lombok Astoria, Mataram.

‎Mengusung tema "Penguatan Program Desa Berdaya Berbasis Zakat: Sinergi Pemerintah Provinsi dan BAZNAS Menuju NTB Makmur Mendunia," Rakernis menjadi forum konsolidasi BAZNAS se-NTB untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

‎Sebelumnya, Rakernis dibuka oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, pada Rabu (29/7) malam.

‎Hadir dalam acara penutupan Ketua BAZNAS Provinsi NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal Murad beserta jajaran pimpinan BAZNAS, Inspektur Inspektorat Provinsi NTB Budi Herman yang memberikan pembekalan kepada peserta, para ketua dan pengurus BAZNAS kabupaten/kota se-NTB, serta ratusan peserta Rakernis dan penerima manfaat program pemberdayaan.

‎Dalam arahannya, Gubernur menilai BAZNAS bukan lagi sekadar lembaga penghimpun zakat, melainkan telah berkembang menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk lembaga pengelola zakat yang mampu menjangkau masyarakat secara langsung.

‎"BAZNAS adalah mitra strategis pemerintah. Program-program yang dijalankan sangat membantu percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Gubernur Iqbal.

‎Ia mengajak seluruh pengurus BAZNAS kabupaten dan kota untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

‎"Masyarakat perlu mengetahui bahwa dana zakat yang dikelola dengan baik telah menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program produktif maupun sosial," katanya.

‎Menurut Gubernur, berbagai program BAZNAS, mulai dari Desa Berdaya, bantuan usaha produktif, rumah layak huni, layanan pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia, telah melengkapi program-program pemerintah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

‎Karena itu, ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota, dan BAZNAS terus diperkuat agar manfaat zakat semakin luas dirasakan masyarakat.

‎Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal Murad, beserta seluruh jajaran atas dedikasi dalam mengembangkan berbagai program pemberdayaan di Nusa Tenggara Barat.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Dr. Iqbal Murad, BAZNAS NTB terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial, tetapi juga mendorong lahirnya masyarakat yang mandiri dan produktif.

‎"Saya mengapresiasi Ketua BAZNAS NTB beserta seluruh jajaran yang terus bekerja dengan penuh dedikasi. Program-program yang dijalankan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah," ungkapnya.

‎Penutupan Rakernis juga dirangkaikan dengan peluncuran Program Pemberdayaan BAZNAS Provinsi NTB 2026, yang mencakup penguatan ekonomi umat, pengembangan Desa Berdaya berbasis zakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga percepatan pengurangan angka kemiskinan.

‎Melalui Rakernis ini, BAZNAS Provinsi NTB bersama seluruh BAZNAS kabupaten/kota menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat menuju visi NTB Makmur Mendunia.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gubernur NTB Tutup Rakernis BAZNAS 2026, Tegaskan Zakat Jadi Kekuatan Pengentasan Kemiskinan ‎

Trending Now