Menjaga Wajah Sembalun, Kolaborasi Lintas Elemen Gelar Jumat Bersih Demi Edukasi Lingkungan

Rosyidin S
Jumat, Agustus 14, 2026 | 12.18 WIB Last Updated 2026-08-14T04:18:02Z
Clean-up: Pemerintah Kecamatan Sembalun bersama mahasiswa mengabdi Universitas Hamzanwadi dan instansi terkait gelar Jumat bersih jalu utama Sembalun, (Foto: Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com — Kesadaran menjaga kebersihan kawasan wisata alam terus digelorakan di Kecamatan Sembalun. Melalui aksi gotong royong "Jumat Bersih" berbasis gerakan clean-up, pemerintah kecamatan bersama aparat TNI-Polri, dinas terkait, pengelola wisata, hingga mahasiswa turun tangan memungut sampah di sepanjang jalur utama menuju destinasi favorit tersebut.


Kegiatan yang dimulai dari pintu masuk kawasan hutan Sebau hingga Taman Bunga Sembalun ini menyisir sampah-sampah plastik yang ditinggalkan oleh para pelintas maupun pengunjung wisata.


Camat Sembalun, Suherman, menjelaskan bahwa aksi kebersihan ini bukan sekadar kegiatan rutin fisik, melainkan sebuah bentuk kampanye terbuka untuk mengubah perilaku masyarakat dan wisatawan.


"Tujuan kita meliput dan mempublikasikan kegiatan ini bukan semata-mata untuk pencitraan, melainkan sebagai bentuk kampanye penyadaran dan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan kepada pengunjung. Kami sangat berharap kita semua bisa disiplin untuk tidak membuang sampah sembarangan ketika berkunjung ke mana pun, terutama di Sembalun," ujar Suherman saat ditemui di lokasi kegiatan, Jumat (14/8).


Ia tidak menampik bahwa tingkat partisipasi dari masyarakat lokal dan sebagian pengelola spot wisata saat ini masih relatif minim. Banyak pihak yang dinilai masih berfokus menjaga kebersihan di dalam area usahanya saja, namun abai terhadap kebersihan pekarangan luar dan lingkungan sekitarnya.


Meski demikian, pihak kecamatan optimis bahwa upaya edukasi berkesinambungan akan membuahkan hasil. Ke depan, gerakan ini ditargetkan bertransformasi menjadi aksi kolosal serempak dari Kawasan Kokok Putiek (Kali Putih) hingga pintu gerbang Taman Nasional di Persugulan, Kecamatan Wanasaba, yang digerakkan melalui ajakan sukarelawan (call for volunteers) di media sosial.


"Merubah perilaku pengunjung memang berat, tetapi bukan tidak mungkin. Kita optimis bisa melakukannya dengan gencar mengkampanyekan dan mengedukasi. Bahkan nanti kita berencana masuk ke sekolah-sekolah, karena di Sembalun ini perlu pelajaran disiplin tentang lingkungan yang diajarkan sejak dini. Alam ini sudah disediakan untuk kita, tugas kita adalah menjaganya agar terus berkelanjutan," tegas Suherman.


Keberhasilan aksi clean-up ini juga didukung penuh oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang memfasilitasi armada dan personel pengangkut sampah. Sementara untuk perlengkapan operasional seperti kantong sampah (trash bag), sarung tangan, hingga konsumsi, para peserta masih mengandalkan swadaya dan terbuka terhadap partisipasi non-materi dari masyarakat.


Aksi kebersihan kali ini turut mendapat suntikan energi dari kelompok mahasiswa KKN/Pengabdian Universitas Hamzanwadi. Terlibatnya unsur akademisi menunjukkan bahwa isu kebersihan di kawasan wisata merupakan tanggung jawab bersama.


Ketua Tim Pengabdian Mahasiswa Universitas Hamzanwadi, Adrian Rival, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Mahasiswa jurusan Pendidikan Seni Pertunjukan ini membagi timnya untuk fokus pada clean-up jalur wisata serta gotong royong di lingkungan sekolah.


"Harapan kami kedepannya, untuk masyarakat yang berlibur ke daerah Sembalun, mari bersama-sama kita menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, terutama sampah plastik, karena kebersihan adalah bagian dari keindahan itu sendiri," kata Adrian.


Tak berhenti pada aksi pemungutan sampah, para mahasiswa seni ini juga berencana mengolah sampah plastik yang terkumpul menjadi media karya seni kreatif yang akan dipentaskan pada malam penutupan program pengabdian mereka.


Melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan TNGR, Polsek, Koramil, KPH Wilayah 2, serta unsur mahasiswa dan komunitas pengelola bukit ini, Kecamatan Sembalun berharap gerakan edukasi kebersihan dapat terus bergulir hingga tumbuh menjadi kesadaran kolektif demi mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menjaga Wajah Sembalun, Kolaborasi Lintas Elemen Gelar Jumat Bersih Demi Edukasi Lingkungan

Trending Now