Sembalun Mountain Marathon Festival 2026: Lari di Kaki Rinjani, Rayakan Budaya dan Kearifan Lokal

Rosyidin S
Minggu, Agustus 23, 2026 | 18.38 WIB Last Updated 2026-08-23T10:38:47Z
Lomba: Pamflet Sembalun Mountain Maraton Festival 2026, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com — Pesona alam Sembalun di bawah kemegahan kaki Gunung Rinjani siap memanjakan para pecinta olahraga outdoor dan wisatawan. Ajang sport tourism bergengsi, Sembalun Mountain Marathon Festival 2026, dipastikan resmi menggelar perhelatannya pada 19–20 September 2026 mendatang.


Bukan sekadar ajang adu cepat di lintasan pegunungan, festival ini hadir mengusung sinergi unik antara olahraga, seni budaya, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.


Ketua Panitia Sembalun Mountain Marathon Festival 2026, Hamka Abdul Malik, mengungkapkan bahwa ajang ini dirancang untuk memberikan pengalaman holistik yang berkesan bagi para peserta maupun wisatawan domestik dan mancanegara.


"Kami ingin menjadikan Sembalun Mountain Marathon Festival 2026 bukan sekadar tempat berlari, tetapi sebuah perjalanan emosional di bawah bayang-bayang keanggunan Gunung Rinjani. Di sini, setiap langkah pelari akan menyatu dengan dinginnya udara lembah, keramahan warga, dan kekayaan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun," ujar Hamka.


Sebagai agenda utama, perlombaan lari marathon ini membuka berbagai kategori yang ramah untuk semua kalangan, mulai dari pelari profesional hingga komunitas lari. Lebih dari itu, generasi muda juga dirangkul melalui kategori Kaldera Kids Run guna menanamkan nilai hidup sehat sejak dini.


Salah satu mata acara yang paling menyedot perhatian adalah Porter Competition. Ajang khusus ini dihadirkan sebagai bentuk penghormatan nyata atas ketangguhan para porter lokal yang selama ini menjadi garda terdepan pendakian Rinjani.


"Porter adalah simbol ketangguhan dan napas pariwisata Sembalun. Melalui Porter Competition, kami memberikan panggung kehormatan dan apresiasi setinggi-tingginya atas peran vital mereka. Kehadiran mereka di festival ini adalah bukti nyata kearifan lokal yang tak tergantikan," lanjut Hamka l.


Tak hanya menguji stamina, festival dua hari ini turut menyuguhkan pesta budaya dan kuliner yang variatif:


Festival Kebudayaan: Menampilkan pertunjukan seni tradisional, musik, dan atraksi khas Sembalun yang autentik.


Festival Cilok Sembalun: Menyajikan hidangan kreasi kuliner unik berbahan dasar lokal khas daerah.


Festival UMKM: Wadah pameran produk olahan pangan, hasil pertanian, hingga kerajinan tangan khas warga lokal.


Sembalun Coffee Experience: Destinasi wajib penikmat kopi untuk menikmati sesi cupping, menyaksikan pengolahan kopi pegunungan, dan berinteraksi langsung dengan para petani lokal.


Penyelenggara berharap perhelatan ini mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar secara berkelanjutan serta memantapkan posisi Sembalun di peta sport tourism dunia.


"Harapan kami, ribuan pasang mata dan kaki yang hadir di Sembalun kelak tidak hanya pulang membawa medali, tetapi juga membawa kenangan manis akan kehangatan kopi Sembalun, keindahan budayanya, dan megahnya Rinjani yang selalu merindukan untuk dikunjungi kembali," tutup Hamka.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sembalun Mountain Marathon Festival 2026: Lari di Kaki Rinjani, Rayakan Budaya dan Kearifan Lokal

Trending Now