![]() |
| Peristiwa: Nampak petugas tim Damkarmat Lombok Timur berjibaku memadamkan api melanda gedung Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani, (Foto: Istimewa/MP). |
Petaka berawal ketika kobaran api dan kepulan asap pekat mendadak membumbung tinggi dari bagian atap salah satu blok asrama. Teriakan histeris warga yang melihat awal munculnya api seketika memecah kesunyian malam.
Sontak, ratusan warga sekitar bersama pengurus pondok berhamburan ke lokasi. Dengan peralatan seadanya, mereka berjibaku menahan laju amukan api agar tidak merembet ke bangunan lain. Tak berselang lama, armada Dinas Pemadam Kebakaran tiba di lokasi dan langsung melancarkan aksi pemadaman intensif hingga api berhasil dijinakkan.
Kapolsek Suralaga, Iptu Lalu Masoan, membenarkan musibah kebakaran yang menimpa fasilitas pondok pesantren di wilayah hukumnya tersebut.
"Benar telah terjadi kebakaran di wilayah hukum Polsek Suralaga. Yang terbakar adalah ruang asrama santri MA Muallimin NW Anjani sebanyak 4 lokal," tegas Iptu Lalu Masoan saat dalam rilis diterima mandalikapost.com.
Ia menjelaskan, pemicu awal kebakaran diduga kuat berasal dari gangguan arus pendek listrik. Beruntung, saat si jago merah mengamuk, seluruh gedung asrama dalam keadaan kosong lantaran para santri tengah menjalani masa libur sekolah.
"Otomatis yang terbakar ini perlengkapan anak yang di asrama penghuni 4 lokal tersebut. Kami saat ini masih mengumpulkan penyebab pasti kebakaran dan jumlah kerugian," terang Iptu Masoan.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian bersama pihak pengurus madrasah masih terus berkoordinasi untuk melakukan penyelidikan mendalam serta pendataan total kerusakan material.
"Dari data sementara, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi cukup besar karena sejumlah perabot, kasur, lemari, dan fasilitas asrama lainnya ikut terbakar," pungkasnya.

