HUT PMI ke-81, Lalu Doddy Minta Relawan PMI NTB Kerja Ekstra Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Panca Nugraha
Kamis, September 17, 2026 | 14.39 WIB Last Updated 2026-09-17T06:39:32Z

HUT PMI ke-81, Lalu Doddy Minta Relawan PMI NTB Kerja Ekstra Bantu Warga Terdampak Kekeringan.


MANDALIKAPOST.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta seluruh relawan untuk meningkatkan kerja kemanusiaan di tengah ancaman kekeringan yang meluas di sejumlah wilayah NTB.


Pesan tersebut disampaikan Plt Ketua PMI NTB NS Lalu Doddy Setiawan saat memimpin apel peringatan HUT PMI ke-81 di halaman Markas PMI NTB, Kota Mataram, Kamis, 17 September 2026.


Apel tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri dari pengurus PMI NTB, anggota Korps Sukarela (KSR) dari UIN Mataram dan Universitas 45 Mataram, serta Palang Merah Remaja (PMR) tingkat SMP, SMA, MAN dan MTsN 1 Mataram.


Hadir pula jajaran pengurus PMI Lombok Barat dan Kota Mataram serta Unit Donor Darah (UDD) PMI Lombok Barat. Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat.


Dalam sambutannya, Lalu Doddy mengatakan peringatan HUT PMI ke-81 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang organisasi kemanusiaan tersebut dalam menjalankan misi pertolongan bagi masyarakat.


Ia mengingatkan bahwa PMI dibentuk sekitar satu bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia atas instruksi Presiden Soekarno. Mohammad Hatta kemudian dipercaya sebagai ketua umum pertama PMI.


Menurut Doddy, tema HUT PMI ke-81, “Peduli, Bergerak dan Bersama”, relevan dengan tugas relawan dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.


“Tema HUT ke-81 yakni Peduli, Bergerak dan Bersama, dirasa selaras untuk mendorong semua relawan di Provinsi NTB untuk tak henti terus menolong dengan sepenuh hati dengan tetap melakukan kolaborasi dengan semua pihak,” ujar Doddy.


Ia menjelaskan, peduli berarti mampu melihat, mendengar dan merasakan kondisi sesama. Bergerak berarti mengubah kepedulian menjadi tindakan nyata, sedangkan bersama berarti membangun dampak yang lebih besar melalui kolaborasi.


Karena itu, seluruh relawan PMI NTB diminta tetap berpegang pada prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah Internasional dalam menjalankan tugas kemanusiaan, termasuk kemanusiaan, kesamaan dan kesukarelaan.


“Peringatan usia ke-81 hari ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat solidaritas sosial seluruh elemen bangsa. Utamanya, kerja para relawan PMI,” tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Doddy juga menyoroti persoalan kekeringan yang saat ini terjadi di sejumlah wilayah NTB.


Menurutnya, kemarau panjang dan fenomena El Nino telah memperluas dampak kekeringan ke sembilan kabupaten/kota di NTB.


Karena itu, ia meminta program distribusi air bersih skala Provinsi NTB yang telah dimulai sejak awal Agustus 2026 terus dilanjutkan.


“Maka, kader dan relawan PMI di semua wilayah NTB harus tetap kerja ekstra mengerahkan mobil tangki untuk membantu masyarakat dengan menyediakan air bersih,” jelasnya.


Doddy juga meminta distribusi air bersih tidak hanya menyasar wilayah yang mudah dijangkau, tetapi turut menjangkau pelosok perkampungan dan kawasan perbukitan yang masyarakatnya mengalami keterbatasan akses air bersih.


Ia mengingatkan, berdasarkan peringatan dini BMKG yang menjadi rujukan PMI, kondisi yang berkaitan dengan fenomena El Nino berpotensi memberikan dampak lebih panjang hingga awal 2027.


“Fenomena iklim yang berubah-ubah ini, utamanya fenomena El Nino yang memicu kekeringan, harus membuat kader dan relawan PMI di semua wilayah NTB tetap kerja ekstra,” katanya.


Selain persoalan kekeringan, PMI NTB juga menghadapi tantangan di bidang kesehatan dan kebencanaan yang semakin kompleks.


Doddy mengatakan, sesuai arahan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, Unit Donor Darah (UDD) PMI di berbagai daerah, termasuk NTB, perlu mulai melakukan modernisasi pelayanan.


Salah satu langkah yang didorong adalah optimalisasi pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan stok darah sekaligus mempercepat respons dalam situasi tanggap darurat.


“Insya Allah, dengan semangat kepedulian, gotong royong dan kolaborasi yang terus dipupuk, saya optimis jika keberadaan PMI di Provinsi NTB akan mampu memberikan dampak positif yang berlanjut bagi kesejahteraan masyarakat,” tandas Lalu Doddy.


Ia menegaskan PMI NTB akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam menjalankan program-program kemanusiaan dan mendukung penanganan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • HUT PMI ke-81, Lalu Doddy Minta Relawan PMI NTB Kerja Ekstra Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Trending Now